- Megawati Hangestri bersikap realistis mengenai target emas Indonesia di SEA Games 2025 Thailand.
- Thailand sangat dominan, memenangkan 16 medali emas SEA Games voli putri sejak 1977.
- Tim voli putri Indonesia di SEA Games 2025 merupakan kombinasi pemain senior dan talenta muda.
Suara.com - Pevoli putri andalan Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, memilih bersikap realistis dalam menghadapi ketatnya persaingan bola voli putri pada SEA Games 2025 Thailand.
Ia menyadari bahwa peta kekuatan di kawasan masih menempatkan tim tuan rumah sebagai favorit utama untuk meraih emas.
“Thailand itu paling bagus di Asia Tenggara. Suatu kebanggaan bisa bermain melawan mereka. Kalau bicara emas, sejujurnya masih jauh. Peringkat dua atau tiga saja sudah bagus, tapi nanti kita lihat saja bagaimana hasil akhirnya,” ujar Megawati.
Thailand memang menjadi kekuatan terbesar dalam sejarah voli putri Asia Tenggara. Sejak 1977, Negeri Gajah Putih telah mengumpulkan 16 medali emas, termasuk dominasi panjang selama 14 edisi beruntun dari 1989 hingga 2023.
Sementara itu, Indonesia terakhir kali meraih emas pada 1983 di Singapura setelah menang 3-2 atas Filipina. Dalam tiga edisi terbaru, yakni 2019, 2021, dan 2023, Tim Merah Putih selalu membawa pulang medali perunggu. Ketiganya diraih usai mengalahkan Filipina dalam perebutan tempat ketiga.
Untuk edisi 2025, Indonesia tergabung di Grup B bersama Malaysia, Myanmar, dan Vietnam. Pelatih Marcos Sugiyama membawa skuad kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda.
Nama-nama senior seperti Megawati Hangestri, Mediol Stiovanny Yoku, Rika Dwi Ratri, dan Syelomitha Afrilauza Wongkar akan menjadi tulang punggung tim.
Mereka dipadukan dengan pemain muda dari tim U-21, yakni Ajeng Nur Cahaya, Pascalina Mahuze, dan Chelsa Berliana Nurtomo, tiga sosok yang tampil dalam Piala Dunia Voli U-21 Putri 2025.
Kehadiran kombinasi lintas generasi ini diharapkan mampu membawa warna baru bagi performa Indonesia dalam pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara tersebut.
Baca Juga: Daftar 12 Pemain Timnas Basket Putri Indonesia untuk SEA Games 2025, Misi Pertahankan Emas
Indonesia akan mengawali penyisihan grup dengan bersua Malaysia pada Rabu pukul 12.30 WIB. Keesokan harinya, Tim Merah Putih bertemu Myanmar pada Kamis pukul 15.00 WIB sebelum menutup fase grup melawan Vietnam pada Jumat pukul 17.30 WIB.
(Antara)
Berita Terkait
-
Daftar 12 Pemain Timnas Basket Putri Indonesia untuk SEA Games 2025, Misi Pertahankan Emas
-
SEA Games 2025 dan 3 Alasan Absennya Marselino adalah Kehilangan Besar bagi Garuda Muda
-
Ngeri, Sesi Latihan Pemain Vietnam Jelang Lawan Malaysia Diganggu Helikopter Perang
-
Lolos Atau Tidak, Indra Sjafri: Timnas Indonesia U-22 Harus Kalahkan Myanmar
-
Garuda Muda Terpuruk, Indra Sjafri Tegaskan Tak Gentar Meski Indonesia Dihabisi Filipina
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Angkat Pamor Sport Tourism, 3 Kementerian Turun Tangan Dukung Malang Half Marathon 2026
-
Padukan Sensasi Olahraga dan Wisata Budaya, The Ultimate 10K Guncang 4 Kota Besar di Pulau Jawa
-
Ada yang Tembus Semifinal, PBSI Apresiasi Pebulu Tangkis Muda di All England 2026
-
Sabuk WBC Silver International Menanti: Carlos Mena Siap Patahkan Rekor Sempurna Andrei Dascalu
-
Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Evaluasi Tim Indonesia
-
Tur Eropa Menguras Tenaga, Fadia/Tiwi Ekstra Fokus Recovery Jelang Swiss Open 2026
-
Daftar 14 Wakil Indonesia Swiss Open 2026, Ada Anthony Sinisuka Ginting
-
Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti
-
Jelang Swiss Open 2026, Pebulu Tangkis Indonesia Fokus Jaga Tenaga
-
Kedokteran dan Berkuda: Kunci Disiplin Ganda dr Byanca Lauwardi