- Indonesia meraih dua medali emas pada SEA Games 2025 (10 Desember 2025) dari cabang olahraga kano dan taekwondo.
- Emas taekwondo putra direbut tim beregu dalam laga final melawan Filipina di Bangkok, Thailand.
- Emas kano diperoleh nomor *mixed kayak four* (XK4) 500 meter di Rayong, mengalahkan lima negara lain.
Suara.com - Tim Indonesia sukses menyabet dua medali emas sekaligus di ajang SEA Games 2025 pada 10 Desember 2025. Dua perolehan tersebut didapat dari cabang olahraga (cabor) berbeda yakni kano dan taekwondo.
Cabor taekwondo yang pertama kali mempersembahkan medali emas untuk Indonesia, dari nomor beregu putra recognized poomsae, yang diperkuat Muhammad Alfi Kusuma, Muhammad Hafizh Fachrur Rhozy, dan Muhammad Rizal.
Medali emas dipastikan jatuh ke tangan tim Indonesia usai mengalahkan Filipina di laga final yang berlangsung di Island Hall 3rd Floor, Fashion Island Shopping Mall, Bangkok.
Medali emas selanjutnya dari cabor kano beregu putra recognized poomsae. Kali ini emas datang dari cabor kano nomor mixed kayak four (XK4) 500 meter.
Subhi, Ramla Baharuddin, Indra Hidayat, dan Stevani Maysche Ibu menunjukkan penampilan yang luar biasa dalam duel sengit di The Royal Thai Navy Rowing and Canoeing Training Center, Rayong, Rabu.
Mereka finish paling depan alias yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 37,916 detik. Mereka mengungguli para lawannya seperti Singapura, Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Myanmar.
Selain dua emas yang bakal dibawa pulang tim Indonesia juga telah mengantongi 4 perak dan 2 perunggu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field