- Timnas basket putra Indonesia kalah tipis 67-71 dari tuan rumah Thailand pada laga kedua Grup B SEA Games 2025 di Bangkok.
- Kekalahan pertama ini menempatkan Indonesia di posisi kedua klasemen sementara, berpeluang besar lolos ke playoff.
- Indonesia akan menghadapi Singapura pada laga terakhir grup, sementara Thailand menguatkan posisi puncak klasemen sementara Grup B.
Suara.com - Timnas basket putra Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah Thailand pada pertandingan kedua Grup B SEA Games 2025. Bermain di Bangkok, Minggu, Indonesia kalah tipis dengan skor 67-71.
Hasil tersebut menjadi kekalahan pertama Indonesia di ajang SEA Games 2025, setelah sehari sebelumnya mencatat kemenangan telak 114-35 atas Myanmar. Meski demikian, peluang Indonesia untuk melaju ke babak selanjutnya masih terbuka.
Saat ini, Indonesia menempati peringkat kedua klasemen sementara Grup B. Posisi di tiga besar grup nyaris aman, yang berarti Indonesia hampir pasti lolos ke fase playoff untuk memperebutkan tiket semifinal. Pada laga terakhir Grup B, Senin (15/12), Indonesia dijadwalkan menghadapi Singapura.
Dalam pertandingan melawan Thailand, Indonesia lebih sering berada dalam tekanan. Thailand hampir sepanjang laga unggul dalam perolehan angka.
Indonesia sempat membalikkan keadaan dan memimpin 63-61 di pertengahan kuarter keempat lewat dua poin Derrick Michael, namun keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga akhir laga.
Faktor kesalahan menjadi salah satu pembeda. Indonesia mencatat 23 kali turnover, lebih banyak dibanding Thailand yang melakukan 16 kesalahan.
Selain itu, akurasi tembakan tiga angka Thailand juga lebih baik dengan persentase 33,3 persen, sementara Indonesia hanya mencatatkan 20,8 persen.
Kemenangan atas Indonesia mengokohkan Thailand di puncak klasemen Grup B. Dalam format kompetisi basket putra SEA Games 2025, juara grup berhak langsung melaju ke semifinal.
Sementara itu, tim peringkat kedua dan ketiga harus menjalani laga playoff melawan tim peringkat kedua dan ketiga dari Grup A untuk memperebutkan dua tiket tersisa ke babak empat besar.
Baca Juga: Ambisi Bulu Tangkis Malaysia Gagal di SEA Games 2025 Gegara Indonesia
Grup A sendiri dihuni oleh Malaysia, Filipina, dan Vietnam.
Hingga Minggu, belum ada tim yang memastikan diri sebagai juara grup. Untuk sementara, Malaysia memimpin klasemen dengan tiga poin dari dua pertandingan, namun posisi tersebut masih bisa berubah bergantung hasil laga terakhir antara Filipina dan Vietnam pada Senin (15/12).
(Antara)
Berita Terkait
-
Ambisi Bulu Tangkis Malaysia Gagal di SEA Games 2025 Gegara Indonesia
-
Indra Sjafri Akui Gagal Penuhi Target SEA Games 2025, Siap Dipecat?
-
3 Pemain Timnas Indonesia U-22 dengan Performa Terburuk Selama SEA Games 2025
-
Kutukan Thailand dan Kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
-
Faktor yang Bikin Timnas Indonesia U-22 Hancur Lebur di SEA Games 2025
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara
-
PB ORADO Apresiasi Antusiasme Kejurcab Domino Bandar Lampung
-
Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet