- Ayustina Delia Priatna meraih emas individual time trial putri SEA Games Thailand 2025 di Bangkok dengan waktu 59 menit 18 detik.
- Kemenangan ini mengulang prestasi SEA Games 2021 dan menjadi titik bangkit Ayustina setelah masa sulit kariernya.
- Cabang balap sepeda Indonesia total menyumbang tiga emas dan dua perak pada SEA Games Thailand 2025.
Suara.com - Ayustina Delia Priatna kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu pebalap sepeda terbaik Indonesia. Atlet Tim Indonesia itu tampil dominan dan keluar sebagai peraih medali emas nomor individual time trial (ITT) putri pada SEA Games Thailand 2025.
Dalam perlombaan yang berlangsung di Bangkok, Ayustina—akrab disapa Ayu—mencatatkan waktu 59 menit 18 detik, sekaligus menjadi yang tercepat dan memastikan diri berdiri di puncak podium.
Dua pebalap tuan rumah harus mengakui keunggulan Ayu. Phetdarin Somrat finis di posisi kedua dengan catatan 1 jam 2 menit 31 detik dan meraih medali perak. Sementara Chaniporn Batriya mengamankan medali perunggu usai menyelesaikan lomba dengan waktu 1 jam 2 menit 40 detik.
Medali emas ini sekaligus mengulang prestasi Ayustina di SEA Games Vietnam 2021. Namun bagi Ayu, kemenangan di Thailand kali ini memiliki makna yang jauh lebih dalam dibanding sekadar pencapaian prestasi.
Atlet berusia 28 tahun tersebut mengakui emas ini datang setelah periode sulit yang sempat membuatnya terpuruk dan mempertanyakan kelanjutan kariernya di balap sepeda.
“Buat saya, arti emas ini adalah awal dari segalanya. Titik kembali. Di saat kemarin-kemarin sempat down dan merasa putus asa. Target selanjutnya Asian Games dan Olimpiade. Insya Allah, amin,” ucap Ayu.
Selain emas SEA Games, Ayustina juga tercatat sebagai peraih medali perak nomor Omnium putri di Asian Track Cycling Championships 2022, yang memperkuat statusnya sebagai aset penting balap sepeda Indonesia.
Emas dari Ayu menambah koleksi medali cabang balap sepeda Tim Indonesia di SEA Games Thailand 2025. Hingga saat ini, balap sepeda telah menyumbangkan tiga medali emas dan dua medali perak.
Dua emas lainnya diraih dari nomor Men’s Team Time Trial, melalui kuartet Aiman Cahyadi, Muhammad Raihan Maulidan, Muhammad Syelhan Nurrahmat, dan Maulana Astnan Al Hayat, serta dari Rendy Varera Sanjaya yang tampil di nomor mountain bike (MTB) Cross Country Eliminator.
Baca Juga: Borong Prestasi di SEA Games 2025, Panjat Tebing dan Bulu Tangkis Jadi Juara Umum
Sementara itu, dua medali perak dipersembahkan oleh Rendy Varera Sanjaya dari nomor downhill putra dengan catatan waktu 2 menit 38,714 detik, serta Riska Amelia Agustina dari nomor downhill putri.
Berita Terkait
-
Alwi Farhan dan Ubaidillah, Masa Depan Sektor Tunggal Putra Indonesia
-
Dideportasi WAKO, Manajer Kickboxing Indonesia: Saya Diperlakukan seperti Penjahat
-
Rekam Jejak Indra Sjafri di Tahun 2025: Tanda-Tanda Kegagalan Sudah Terlihat Sejak Awal Tahun!
-
Berjiwa Ksatria, Rexy Mainaky Siap Mundur usai Gagal di SEA Games 2025
-
Presiden BAM Tetap Pertahankan Rexy Mainaky usai Kegagalan di SEA Games 2025
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Ukir Sejarah, Raih Kemenangan Perdana di Moto3 Junior World Championship 2026
-
Akhiri Dominasi ONIC, BTR Berhasil Juarai MPL Indonesia Season 17
-
Alwi Farhan Merasa Lega Berhasil Juara Australian Open 2026
-
Akui Keunggulan Ganda China, Sabar/Reza Harus Puas Finis Runner-up Australian Open 2026
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026