- Tim dayung Indonesia meraih emas ketiga di SEA Games 2025 Chonburi lewat Rendi dan Memo.
- Rendi meraih emas pertama SEA Games, sementara Memo mencatat rekor emas keenamnya di ajang tersebut.
- Indonesia juga menambah koleksi medali perak dan perunggu dari nomor dayung lainnya pada kompetisi itu.
Suara.com - Lagu Indonesia Raya kembali berkumandang di Chonburi setelah tim dayung mempersembahkan emas ketiga bagi Merah Putih di SEA Games 2025, Rabu (17/12).
Pasangan Rendi Setia Maulana dan Memo tampil heroik di nomor men’s double sculls dengan catatan waktu tercepat 07 menit 18,507 detik.
Mereka berhasil mempecundangi tuan rumah Thailand yang harus puas di posisi kedua dan Filipina di tempat ketiga.
Kemenangan ini terasa sangat emosional bagi Rendi karena merupakan medali emas pertamanya sepanjang sejarah keikutsertaan di SEA Games.
Perjuangan mereka tidak mudah karena harus bertarung melawan cuaca buruk di Royal Thai Navy Rowing Center yang sempat membuat Rendi merasa gugup.
“Saya sempat panik di lintasan, cuaca juga kurang bagus. Tapi kami berusaha semaksimal mungkin untuk tetap fokus,” ujar Rendi.
Rendi mengakui bahwa mereka sempat tertinggal dari lawan di awal lomba sebelum akhirnya melakukan sprint mematikan untuk mengambil alih pimpinan.
“Kami sempat ketinggalan, tetapi melihat posisi Thailand masih tidak terlalu jauh, kami berdua yakin bisa mengejar,” tambahnya.
Berbeda dengan Rendi, medali ini semakin mengukuhkan status Memo sebagai legenda dayung Indonesia dengan koleksi emas keenamnya di ajang SEA Games.
Baca Juga: Media Asing Penasaran Siapa Pengganti Indra Sjafri di Timnas Indonesi U-22
Atlet senior ini menjadikan kemenangan di Thailand sebagai batu loncatan untuk menatap target yang lebih tinggi di level benua Asia.
“Saya memiliki target untuk meraih medali emas di Asian Games,” ujar Memo usai pertandingan.
Selain emas, pasukan dayung Indonesia juga menambah koleksi perak dari nomor lightweight men’s pair lewat perjuangan Aprianto, Endri Maulidzar Al Ghiffari, dan Ferdiansyah.
Tim putri tak mau kalah dengan menyumbangkan perunggu dari nomor women’s quadruple sculls yang diperkuat Mutiara Rahma Putri dan kawan-kawan.
Berita Terkait
-
Publik Vietnam Kasihan Timnas Indonesia U-22 di Masa 'Restart' Usai Indra Sjafri Out
-
Dapat Bonus Rp2 Miliar, Atlet Renang Jason Donovan akan Hadiahkan untuk Orangtua dan Investasi
-
Bikin Iri! Timnas Vietnam Dapat Hadiah Spesial dari Negara Muslim Terkaya Usai SEA Games 2025
-
Vietnam Dapat Dukungan Spesial untuk Raih Emas SEA Games 2025, Presiden FIFA Kirim Doa Khusus
-
Bukti Indra Sjafri Memang Sudah Harus Selesai di Timnas Indonesia
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Hasil Piala Uber 2026: Sikat Denmark 3-1, Srikandi Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Terungkap Alasan Megawati Hangestri Pertiwi Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Waspadai Dukungan Tuan Rumah, Indonesia Siap Hadapi Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026
-
Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia Jelang Pelatnas
-
Fajar Alfian Minta Maaf, Janji Tim Thomas Indonesia Bangkit Lebih Kuat
-
Desak/Kadek Pecahkan Rekor Dunia, Panjat Tebing Indonesia Rebut Emas Speed Relay di Sanya 2026
-
Jadwal dan Link Live Streaming Tim Indonesia vs Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Ubaya Kawinkan Gelar Juara di Campus League Basketball Regional Surabaya