-
Megawati Hangestri mengunggah ulang sindiran mengenai minimnya perhatian terhadap Timnas Voli Putri Indonesia.
-
Timnas Voli Putri sukses meraih perunggu meski tidak memiliki anggaran sebesar cabang sepak bola.
-
Unggahan tersebut memicu perdebatan netizen terkait ketimpangan prestasi dan pendanaan atlet SEA Games.
Data mengenai anggaran sepuluh besar cabang olahraga di SEA Games 2025 pun kembali menjadi bahan perdebatan.
Voli putri dianggap mampu membuktikan kualitas mereka meski tidak masuk dalam daftar penerima dana prioritas tertinggi.
Ketimpangan antara besarnya modal dan hasil akhir di lapangan menjadi poin utama kemarahan para penggemar voli.
Sebuah akun bahkan mempertanyakan kontribusi nyata dari cabang olahraga yang memiliki fasilitas dan pendanaan jauh lebih mewah.
"ga masuk 10 olahraga dengan anggaran terbesar, tapi nyumbang medali yg anggaran terbesar udh nyumbang blm?" komentar salah satu netizen di unggahan @Combatriddles.
Komentar lainnya juga membandingkan secara spesifik mengenai perolehan medali antara voli dengan olahraga bola besar lainnya.
"olahraga bola sebelah bawa pulang brp medali min?(bkn badminton,futsal, basket)" komentar lainnya.
Keterlibatan Megawati dalam menyebarkan konten ini dianggap sebagai bentuk dukungan moral terhadap rekan-rekan seperjuangannya di timnas.
Ia bahkan menambahkan kalimat singkat yang menunjukkan apresiasinya terhadap pembuat konten video yang sedang viral tersebut.
Baca Juga: Menyedihkan! Timnas Basket Putri Indonesia Gagal ke Final SEA Games 2025
"Boleh juga yang bikin Vt," tulis Megawati Hangesteri.
Pernyataan singkat dari pemain klub luar negeri tersebut langsung memicu banjir interaksi di kolom komentar akun aslinya.
Banyak volimania yang bergerak memberikan dukungan moral kepada tim putri yang tetap berjuang di tengah keterbatasan.
Isu mengenai keadilan anggaran bagi atlet berprestasi kini menjadi bola salju yang terus membesar di ruang digital.
Kemenangan atas Filipina tidak hanya membuahkan medali, tetapi juga membuka ruang diskusi mengenai masa depan voli Indonesia.
Kini publik menunggu langkah pemerintah dalam memberikan apresiasi yang setara bagi seluruh pahlawan olahraga nasional tanpa terkecuali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
Terkini
-
Insiden Terpeleset di Sydney Berbuntut Panjang, Tim Fisio Ungkap Kondisi Anthony Ginting
-
Klasemen Moto3 Junior 2026: Kiandra Ramadhipa Tempel Puncak usai Menang di Estoril
-
Daftar 12 Wakil Indonesia di Macau Open 2026, Ubed dan Anthony Ginting Absen
-
Kondisi Kesehatan, PBSI Tarik Anthony Ginting dan Ubed dari Macau Open 2026
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
NOC Indonesia Umumkan CdM Indonesia untuk Asian Games 2026
-
Kiandra Ramadhipa Ukir Sejarah, Raih Kemenangan Perdana di Moto3 Junior World Championship 2026
-
Akhiri Dominasi ONIC, BTR Berhasil Juarai MPL Indonesia Season 17
-
Alwi Farhan Merasa Lega Berhasil Juara Australian Open 2026
-
Akui Keunggulan Ganda China, Sabar/Reza Harus Puas Finis Runner-up Australian Open 2026