- Kontingen panahan Indonesia menjadi juara umum SEA Games 2025 di Bangkok dengan total enam emas dan dua perunggu.
- Prestasi ini melampaui target Kemenpora dan menegaskan dominasi Indonesia sebagai kekuatan utama Asia Tenggara.
- Keberhasilan ini menjadi modal penting bagi tim nasional untuk menghadapi persaingan di ajang Asian Games 2026 mendatang.
Suara.com - Kontingen panahan Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang di SEA Games 2025. Bertanding di Bangkok, Thailand, pada 18 Desember 2025, cabang olahraga panahan sukses mengukuhkan diri sebagai juara umum dengan raihan enam medali emas dan dua perunggu.
Hasil tersebut tidak hanya memenuhi target yang ditetapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), tetapi juga melampaui pencapaian Indonesia pada SEA Games 2021 di Vietnam.
Capaian ini sekaligus menegaskan dominasi Indonesia sebagai kekuatan utama di Asia Tenggara.
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Persatuan Panahan Indonesia (Perpani), Arsjad Rasjid, tim nasional tampil konsisten di berbagai nomor. Pada kategori recurve, Indonesia mengoleksi empat medali emas dan satu perunggu.
Sementara dari nomor compound, Merah Putih menambah dua emas dan satu perunggu.
Ketua Umum Perpani, Arsjad Rasjid, mengaku bersyukur dan bangga atas pencapaian luar biasa yang diraih para atlet.
"Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, disiplin dan kepercayaan para atlet, pelatih, ofisial dan semua pihak yang mendukung kami."
"Alhamdulillah, dengan tercapainya target 6 medali emas ini, Indonesia kembali menjadi juara umum di olahraga cabang panahan. Yang lebih penting, capaian ini merupakan persembahan para atlet dan Perpani bagi seluruh rakyat Indonesia." kata Arsjad dalam keterangannya.
Arsjad menegaskan, keberhasilan di SEA Games 2025 menjadi modal penting bagi Indonesia untuk melangkah ke level yang lebih tinggi.
Baca Juga: Pecundangi Tuan Rumah Thailand, Tim Perahu Naga Indonesia Sabet Emas Kedua di SEA Games 2025
“Indonesia sudah membuktikan dirinya mampu bersaing di level Asia Tenggara. Dengan kemenangan di SEA Games ini, kami semakin percaya diri menghadapi Asian Games 2026.” tegasnya.
Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal Perpani, Irawadi Hanafi, menilai kemenangan ini sebagai bukti sahih bahwa Indonesia berada di puncak panahan Asia Tenggara.
“Para atlet tidak hanya membawa pulang medali, tetapi juga optimisme bagi bangsa terhadap olahraga nasional. Kami percaya, kemenangan ini akan mendorong lebih banyak putra-putri Indonesia untuk berprestasi di tingkat internasional,” ujar Irawadi.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam perjalanan menuju prestasi tersebut.
“Perpani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia dan Kemenpora atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan."
"Tentu kami juga mengapresiasi para atlet yang telah memberikan performa terbaik mereka, pelatih dan official yang menyelamatkan, serta kepada sponsor, mitra dan keluarga atlet yang memberikan dukungan luar biasa sepanjang proses menuju podium,” tutup Irawadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia