- Kapten voli Thailand, Amorntep Konhan, dikabarkan akan dicadangkan saat final SEA Games 2026 melawan Indonesia.
- Amorntep menjelaskan tidak cedera dan menghormati keputusan pelatih untuk tidak menjadikannya starter sejak laga kedua.
- Ia menegaskan siap menjadi "senjata rahasia" dan memberikan kontribusi maksimal demi target emas Thailand pada Jumat (19/12).
Suara.com - Jelang pertandingan final voli SEA Games 2026 antara tuan rumah Thailand melawan Timnas Putra Indonesia, Jumat (19/12) sore WIB, Thailand dikabarkan akan menyimpan kapten tim mereka, Amorntep Konhan.
Kapten tim nasional voli putra Thailand, Amorntep Konhan buka suara soal dirinya yang kerap duduk di bangku cadangan selama pertandingan SEA Games 2025.
Amorntep Konhan menegaskan sepenuhnya menghormati keputusan pelatih dan siap membantu tim kapan pun dibutuhkan, termasuk saat menghadapi Indonesia di partai final.
Sejak laga pembuka melawan Singapura yang dimenangi Thailand dengan skor 3-1, Amornthep tak lagi tampil sebagai starter. Situasi itu berlanjut pada pertandingan melawan Laos dan Vietnam.
Menjawab berbagai spekulasi, Amornthep menyampaikan klarifikasi melalui unggahan di media sosial pribadinya. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak mengalami cedera dan memahami sepenuhnya keputusan tim pelatih.
“Banyak yang bertanya kenapa saya tidak dimainkan, apakah saya cedera, atau kenapa hari pertama main bagus lalu tidak turun lagi. Sebagai atlet, kita harus menghormati keputusan pelatih. Pelatih adalah pemimpin tim dan harus memilih pemain terbaik untuk turun ke lapangan,” tulis Amornthep seperti dilansir dari thethaiger
Meski lebih sering menjadi cadangan, Amornthep menegaskan komitmennya tetap sama, siap memberikan kontribusi maksimal jika dipercaya bermain.
“Tugas saya adalah bertanding. Jika diberi kesempatan, saya akan selalu bermain maksimal. Kami adalah satu tim,” lanjutnya.
Pernyataan menarik juga dilontarkan Amornthep dengan analogi yang mencuri perhatian. Ia menyebut dirinya siap menjadi senjata rahasia demi keberhasilan tim.
Baca Juga: Jadwal SEA Games 2025 Hari Ini, Timnas Futsal Indonesia vs Thailand Wajib Menang Demi Medali Emas
“Tim kami punya meriam utama. Jika suatu hari meriam itu tidak bekerja, maka pistol kecil yang akan turun menembak. Hari ini kami akan meraih emas bersama,” tegasnya.
Thailand yang diasuh pelatih Korsel, Park Ki-won menyingkirkan Filipina di babak semifinal dengan kemenangan telak 3-0 (25-20, 25-19, 25-21).
Sementara Indoensia melangkah ke final setelah mengalakan Vietnam. Anak asuh Jeff Jian Jie meraih kemenangan 3-2 (21-25, 20-25, 25-22, 25-19,15-10) di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, Kamis.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Tangan Dingin Kim Sang-sik, Baru 1,5 Tahun Jadi Pelatih Vietnam Langsung Kasih Medali Emas
-
Panaskan Laga Final SEA Games 2025, Atlet Thailand Lempar Psywar ke Timnas Voli Indonesia
-
Timnas Indonesia U-22 Tidak Gagal Sendiri di SEA Games 2025, Daftar Cabor Tak Bawa Medali
-
Greg Nwokolo Kritik Tajam Timnas Indonesia Gagal Total di SEA Games 2025: Maju 10 Langkah, Lalu...
-
Kata-kata Kolega Shin Tae-yong, Vietnam Jadi Raja Sepak Bola ASEAN di SEA Games 2025
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya
-
Mandalika Kembali Jadi Panggung MotoGP 2026, Indonesia Incar Efek Besar Pariwisata
-
Alex Marquez Berpeluang Comeback di MotoGP Ceko 2026, Tunggu Hasil Pemeriksaan Medis
-
Bos Mercedes Enggan Hadapi Lewis Hamilton dalam Perebutan Gelar Juara Dunia
-
Insiden Terpeleset di Sydney Berbuntut Panjang, Tim Fisio Ungkap Kondisi Anthony Ginting
-
Klasemen Moto3 Junior 2026: Kiandra Ramadhipa Tempel Puncak usai Menang di Estoril
-
Daftar 12 Wakil Indonesia di Macau Open 2026, Ubed dan Anthony Ginting Absen
-
Kondisi Kesehatan, PBSI Tarik Anthony Ginting dan Ubed dari Macau Open 2026
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
NOC Indonesia Umumkan CdM Indonesia untuk Asian Games 2026