- PBSI mengutamakan kesehatan Gregoria Mariska Tunjung dengan memberikan pendampingan medis, fisik, teknik, serta psikologis.
- Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) menyetujui permohonan 'protected ranking' bagi Gregoria untuk fokus pemulihan.
- Dukungan penuh PBSI bertujuan agar atlet tunggal putri andalan ini pulih optimal dan kembali berlaga.
Suara.com - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menegaskan komitmennya untuk mengutamakan kondisi kesehatan atlet dalam setiap pengambilan keputusan, termasuk dalam penanganan tunggal putri andalan Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Eng Hian, menyatakan bahwa selama masa pemulihan, Gregoria akan mendapatkan pendampingan dan pengawasan secara menyeluruh dari tim pendukung PBSI.
Pendampingan tersebut mencakup aspek medis, fisik, teknik, hingga psikologis, agar proses pemulihan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Kami menghormati dan mengapresiasi keputusan BWF yang telah menyetujui permohonan protected ranking bagi Gregoria Mariska Tunjung," ujar Eng Hian di laman resmi PBSI.
"Keputusan ini memberikan ruang bagi atlet untuk fokus menjalani pemulihan tanpa harus terbebani oleh konsekuensi terhadap peringkat dunia," lanjutnya.
"PBSI berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh agar Gregoria dapat kembali bertanding dalam kondisi terbaik,” tuturnya menambahkan.
PBSI menilai kebijakan protected ranking dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) menjadi langkah penting untuk melindungi atlet yang tengah menjalani masa pemulihan dari gangguan kesehatan.
Dengan adanya kebijakan tersebut, Gregoria diharapkan dapat fokus menjalani perawatan dan pemulihan tanpa tekanan kompetisi.
PBSI juga berharap Gregoria Mariska Tunjung dapat segera pulih dan kembali memperkuat tim Indonesia di berbagai turnamen internasional, sesuai dengan kesiapan serta rekomendasi dari tim pendukung.
Baca Juga: BWF Resmi Beri 'Protected Ranking' untuk Gregoria Mariska Tunjung
Dukungan penuh dari federasi diharapkan mampu membantu Gregoria kembali tampil optimal di level dunia.
Berita Terkait
-
BWF Resmi Beri 'Protected Ranking' untuk Gregoria Mariska Tunjung
-
Jaga Tradisi Juara, Magelang Tutup Rangkaian Program PBSI Kenalkan Bulu Tangkis Usia Dini
-
Indonesia Kian Dekat Emas Pertama SEA Games 2025, Indra Wijaya Sebut Pemain Siap Tempur
-
Tidak Stabil, Gregoria Mariska Tunjung Diminta Tingkatkan Performa Jelang Final SEA Games 2025
-
Kesan Pertama Tim Bulu Tangkis Indonesia usai Jajal Lapangan SEA Games 2025
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Padukan Olahraga dan Festival Budaya, Bhinneka Run 2026 Janjikan Pengalaman Lari Berbeda di TMII
-
Erick Thohir Puji IBL, Lima Musim Hadirkan Lima Juara Berbeda
-
Ranking FIVB Timnas Voli Indonesia Usai Juara AVC Cup 2026
-
Drama 5 Game Final Berakhir Manis, Cesar Camara Puji Mentalitas Juara Bogor Hornbills
-
David Nuban Ungkap Kunci Bogor Hornbills Juara IBL 2026: Bukan Cuma Thibodeaux!
-
Sejarah Baru! Bogor Hornbills Resmi Jadi Juara IBL 2026 Usai Bungkam Pelita Jaya di Game Penentuan
-
Reaksi Geram Publik Korsel Usai Timnas Voli Indonesia Cetak Sejarah di AVC Cup 2026
-
Perjalanan Timnas Voli Indonesia Juara AVC Cup 2026: Pembalasan Sempurna Boy Arnez Cs
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Running Fest 2026 di Masjid Al Ikhlas, Bukti Olahraga Bisa Satukan Perbedaan