- Ganda campuran Jafar/Felisha mendapatkan undian sulit di Malaysia Open 2026 karena langsung bertemu unggulan keempat tuan rumah, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei.
- Pasangan Indonesia memiliki rekor buruk 0-6 melawan Chen/Toh, termasuk kekalahan di BWF World Tour Finals 2025 dan Kejuaraan Dunia 2025.
- Indonesia menurunkan total sembilan wakil di turnamen ini, termasuk Jonatan Christie, Putri Kusuma Wardani, dan tiga pasangan ganda putra.
Suara.com - Pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, harus menghadapi ujian berat pada babak pertama BWF World Tour Super 1000 Malaysia Open 2026 setelah hasil undian mempertemukan mereka dengan wakil tuan rumah yang juga unggulan keempat.
Duel ini menjadi tantangan besar bagi Jafar/Felisha karena mereka memiliki rekor pertemuan yang sangat buruk melawan pasangan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, di mana wakil Indonesia itu selalu menelan kekalahan dalam enam pertemuan sebelumnya di berbagai ajang bergengsi.
Selain Jafar/Felisha, Indonesia juga menurunkan skuad terbaiknya di Malaysia Open 2026 dengan total sembilan wakil yang tersebar di lima sektor, termasuk Jonatan Christie di tunggal putra dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di ganda putra.
Rentetan hasil minor Jafar/Felisha dimulai pada Indonesia Masters 2025 saat mereka takluk lewat pertarungan sengit dengan skor 22-24 dan 14-21.
Tren negatif tersebut berlanjut di Japan Open 2025, di mana mereka harus mengakui keunggulan lawan melalui rubber game 17-21, 16-21, dan 12-21.
Panggung Kejuaraan Dunia 2025 juga belum berpihak pada pasangan Indonesia ini setelah kembali kalah dalam tiga gim dengan skor 21-14, 19-21, dan 17-21.
Usaha membalas dendam di China Masters 2025 pun kandas setelah mereka dipaksa menyerah dengan skor 13-21, 21-13, dan 16-21.
Pada Australian Open 2025, Jafar/Felisha bahkan harus menyerah dua gim langsung dengan skor cukup telak 16-21 dan 11-21.
Pertemuan terakhir di BWF World Tour Finals 2025 semakin memperpanjang rekor buruk mereka usai kalah 21-17, 14-21, dan 15-21 dari pasangan Malaysia tersebut.
Baca Juga: Jafar/Felisha: Asa Kantongi Tiket Terakhir WTF 2025 vs Ruttanapak/Jhenicha
Meskipun dihantui rekor pertemuan yang kurang menguntungkan, peluang Jafar/Felisha untuk membuat kejutan tetap terbuka lebar mengingat dinamika turnamen awal musim seringkali tidak terduga.
Di sisi lain, pasangan ganda campuran Indonesia lainnya, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, akan menghadapi tantangan wakil Prancis, Julien Maio/Lea Palermo.
Laga tersebut akan menjadi pertemuan perdana bagi kedua pasangan di ajang kompetitif internasional.
Sektor tunggal putra Indonesia akan bertumpu pada kekuatan Jonatan Christie dan pemain muda berbakat Alwi Farhan.
Putri Kusuma Wardani menjadi satu-satunya harapan Merah Putih untuk mendulang prestasi di sektor tunggal putri pada turnamen ini.
Persaingan ganda putra akan diramaikan oleh tiga pasangan yakni Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, serta pasangan profesional Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Mercedes Siap Luncurkan Mobil Baru untuk Musim Formula 1 2026
-
IBL 2026 Resmi Dimulai! Duel Panas Dewa United vs Pelita Jaya Langsung Buka Musim
-
Malaysia Open 2026: Alwi Farhan Bidik Start Bagus Awal Tahun
-
Tembus 6 Besar Dunia dalam 6 Bulan, Fajar/Fikri Bidik Tahta Tertinggi di Malaysia Open 2026
-
Oni Junianto Resmi Pimpin PB FAJI, Arung Jeram Indonesia Siap Melangkah Maju
-
An Se-young Susah Payah Raih Kemenangan Perdana di Malaysia Open 2026, Dipaksa Main 1 Jam 15 Menit
-
Satya Wacana Datangkan Pemain Timnas Ukraina untuk IBL 2026, Jebolan Liga Bulgaria
-
Belajar Perlahan, Wilda Nurfadhilah Tak Ingin Buru-buru Lanjutkan Karier sebagai Pelatih
-
Wilda Nurfadhilah Resmi Gabung Jakarta Livin Mandiri untuk Proliga 2026, tapi Bukan sebagai Pemain
-
Debut di Malaysia Open 2026, Faza/Aisyah Bertekad Tampil Lepas