Sport / Arena
Selasa, 06 Januari 2026 | 11:02 WIB
Wilda Nurfadhilah saat masih aktif sebagai pemain voli. (Dok. FVIB)
Baca 10 detik
  • Mantan atlet voli putri nasional, Wilda Nurfadhilah, bergabung sebagai pendamping tim kepelatihan Jakarta Livin’ Mandiri untuk Proliga musim 2026.
  • Peran Wilda belum sepenuhnya pelatih karena menyesuaikan kondisi kesehatan, bertindak sebagai jembatan antara pemain dan pelatih di 'bench'.
  • Wilda akan belajar dari pelatih kepala Danai Sriwatcharamethakul yang berpengalaman melatih di level internasional demi kemajuan karier kepelatihannya.

Suara.com - Mantan pemain tim nasional bola voli putri Indonesia Wilda Nurfadhilah bergabung dalam tim kepelatihan Jakarta Livin’ Mandiri (JLM) untuk Proliga musim 2026.

Wilda mengatakan kepercayaan yang diberikan manajemen Jakarta Livin’ Mandiri merupakan amanah yang ia syukuri. Namun, ia menegaskan perannya saat ini belum sepenuhnya sebagai pelatih karena masih menyesuaikan dengan kondisi kesehatan.

"Alhamdulillah dipercaya. Sebenarnya belum jadi tim pelatih sepenuhnya karena ada kendala kesehatan. Jadi saya di sini sebagai pendamping anak-anak," kata Wilda

"Mungkin juga masuk ke bench, jadi jembatan antara pemain dan pelatih," imbuhnya.

Ia menjelaskan, perekrutan dirinya tidak lepas dari keterlibatan bersama Jakarta Livin’ Mandiri pada musim sebelumnya. Wilda juga diproyeksikan mendampingi tim hingga kompetisi berakhir.

"Jadi rekrutnya karena tahun kemarin disini, dan sekarang dipercaya lagi. Insya Allah sampai terus di dalam bench juga," ujar Wilda.

Terkait peluang melanjutkan karier sebagai pelatih secara penuh, Wilda mengaku memilih menjalani proses secara bertahap.

Menurut dia, pengalaman belajar langsung di lingkungan tim menjadi bekal penting sebelum mengambil peran yang lebih besar.

"Ya mungkin akan ada ke arah sana, cuman aku ga yang buru-buru juga karena baru juga. Untuk jadi pelatih juga masih muda juga, bukan jadi atlet kan ya. Jadi pelan-pelan aja sih sambil belajar disini sama pelatih-pelatih yang bagus juga," kata perempuan berusia 30 tahun itu.

Baca Juga: Era Baru Jakarta Electric PLN Mobile di Proliga 2026: Duet Bintang TurkiBelanda Jadi Senjata Utama

Wilda menilai kerja sama dengan pelatih kepala Jakarta Livin' Mandiri Danai Sriwatcharamethakul dan asisten pelatih Octavian berjalan baik.

Ia menyebut komunikasi dan chemistry yang terbangun memudahkan proses adaptasi di dalam tim.

"Karena sudah sering bareng ya, karena udah sering bareng jadi kita juga chemistry-nya juga oke gitu. Saling sharing-nya ada Indonesia gimana, di Thailand gimana, dan lain-lainnya. Itu lumayan enak untuk komunikasinya," ujar Wilda.

Ia juga mengaku banyak mendapatkan pelajaran dari pelatih kepala Danai yang memiliki pengalaman melatih di level internasional.

Menurut dia, banyak hal yang bisa diambil, bukan hanya teknis, tapi juga cara bersikap menghadapi berbagai situasi.

"Danai sendiri kan dia udah pelatih internasional, bahkan dunia gitu ya. Udah masuk ke ranah-ranah World Champion, jadi kayak banyak banget yang diambil sih pelajaran. Dari attitude juga itu hal-hal yang harus dipelajari," kata Wilda.

Load More