- Mantan atlet voli putri nasional, Wilda Nurfadhilah, bergabung sebagai pendamping tim kepelatihan Jakarta Livin’ Mandiri untuk Proliga musim 2026.
- Peran Wilda belum sepenuhnya pelatih karena menyesuaikan kondisi kesehatan, bertindak sebagai jembatan antara pemain dan pelatih di 'bench'.
- Wilda akan belajar dari pelatih kepala Danai Sriwatcharamethakul yang berpengalaman melatih di level internasional demi kemajuan karier kepelatihannya.
Suara.com - Mantan pemain tim nasional bola voli putri Indonesia Wilda Nurfadhilah bergabung dalam tim kepelatihan Jakarta Livin’ Mandiri (JLM) untuk Proliga musim 2026.
Wilda mengatakan kepercayaan yang diberikan manajemen Jakarta Livin’ Mandiri merupakan amanah yang ia syukuri. Namun, ia menegaskan perannya saat ini belum sepenuhnya sebagai pelatih karena masih menyesuaikan dengan kondisi kesehatan.
"Alhamdulillah dipercaya. Sebenarnya belum jadi tim pelatih sepenuhnya karena ada kendala kesehatan. Jadi saya di sini sebagai pendamping anak-anak," kata Wilda
"Mungkin juga masuk ke bench, jadi jembatan antara pemain dan pelatih," imbuhnya.
Ia menjelaskan, perekrutan dirinya tidak lepas dari keterlibatan bersama Jakarta Livin’ Mandiri pada musim sebelumnya. Wilda juga diproyeksikan mendampingi tim hingga kompetisi berakhir.
"Jadi rekrutnya karena tahun kemarin disini, dan sekarang dipercaya lagi. Insya Allah sampai terus di dalam bench juga," ujar Wilda.
Terkait peluang melanjutkan karier sebagai pelatih secara penuh, Wilda mengaku memilih menjalani proses secara bertahap.
Menurut dia, pengalaman belajar langsung di lingkungan tim menjadi bekal penting sebelum mengambil peran yang lebih besar.
"Ya mungkin akan ada ke arah sana, cuman aku ga yang buru-buru juga karena baru juga. Untuk jadi pelatih juga masih muda juga, bukan jadi atlet kan ya. Jadi pelan-pelan aja sih sambil belajar disini sama pelatih-pelatih yang bagus juga," kata perempuan berusia 30 tahun itu.
Baca Juga: Era Baru Jakarta Electric PLN Mobile di Proliga 2026: Duet Bintang TurkiBelanda Jadi Senjata Utama
Wilda menilai kerja sama dengan pelatih kepala Jakarta Livin' Mandiri Danai Sriwatcharamethakul dan asisten pelatih Octavian berjalan baik.
Ia menyebut komunikasi dan chemistry yang terbangun memudahkan proses adaptasi di dalam tim.
"Karena sudah sering bareng ya, karena udah sering bareng jadi kita juga chemistry-nya juga oke gitu. Saling sharing-nya ada Indonesia gimana, di Thailand gimana, dan lain-lainnya. Itu lumayan enak untuk komunikasinya," ujar Wilda.
Ia juga mengaku banyak mendapatkan pelajaran dari pelatih kepala Danai yang memiliki pengalaman melatih di level internasional.
Menurut dia, banyak hal yang bisa diambil, bukan hanya teknis, tapi juga cara bersikap menghadapi berbagai situasi.
"Danai sendiri kan dia udah pelatih internasional, bahkan dunia gitu ya. Udah masuk ke ranah-ranah World Champion, jadi kayak banyak banget yang diambil sih pelajaran. Dari attitude juga itu hal-hal yang harus dipelajari," kata Wilda.
Berita Terkait
-
Era Baru Jakarta Electric PLN Mobile di Proliga 2026: Duet Bintang TurkiBelanda Jadi Senjata Utama
-
Usia Cuma Angka! Yolla Yuliana Tolak Pensiun, Siap Bimbing Pemain Muda JLM di Proliga 2026
-
Anak Eks Persija Jakarta Resmi Gabung Gresik Petrokimia, Bareng Shella Bernadetha
-
Gabung Jakarta Livin Mandiri, Arimbi Syifana Berpotensi Pecahkan Rekor dalam Sejarah Proliga
-
Jakarta Livin Mandiri Rekrut Yolla Yuliana untuk Proliga 2026
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026
-
Adnan/Indah Akui Tertekan Sejak Awal Usai Tersingkir di BAC 2026
-
Bobby/Melati Jadikan BAC 2026 Ajang Belajar Usai Tersingkir di 32 Besar
-
World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030
-
Pertamina Enduro Fokus Benahi Detail Teknis Jelang Final Four Proliga 2026 Seri Solo
-
BAC 2026: Tersingkir di Kualifikasi, Thalita Ramadhani Akui Fisik Masih Jadi PR
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
-
Ubed Lolos Kualifikasi, Tambah Kekuatan Tunggal Putra Indonesia di BAC 2026
-
Alasan IBL All-Star 2026 Digelar di Bandung: Kota Basket yang Tak Pernah Mati