- Alwi Farhan lolos perempat final Indonesia Masters 2026 setelah mengalahkan Wang Zhengxing di Istora Senayan, Jakarta.
- Alwi menjadi tunggal putra Indonesia tersisa setelah Zaki terhenti dan Ginting mundur karena cedera pinggang.
- Pemain 20 tahun itu menekankan pentingnya kontrol permainan dan adaptasi cepat terhadap kondisi lapangan dan shuttlecock.
Suara.com - Pebulu tangkis Alwi Farhan masih menjaga peluang tunggal putra Indonesia pada babak perempat final Indonesia Masters 2026.
Alwi menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang tersisa di sektor ini setelah Moh. Zaki Ubaidillah terhenti langkahnya, sementara Anthony Sinisuka Ginting harus mundur dari turnamen akibat cedera pinggang.
Pemain berusia 20 tahun itu melangkah ke perempat final seusai menundukkan wakil China Wang Zhengxing melalui pertarungan tiga gim dengan skor 15-21, 21-19, dan 21-15 pada laga yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).
“Secara serangan memang dia sangat amat kuat dan smash-nya juga sangat kenceng jadi antisipasinya harus lebih banyak, saya harus lebih aktif, saya harus lebih bisa mengontrol pola permainan di lapangan,” ungkap Alwi dalam konferensi pers setelah pertandingan, Kamis.
Peraih medali emas SEA Games Thailand 2025 tersebut mengungkapkan dirinya berusaha tetap tenang meski berada dalam situasi tertekan sepanjang pertandingan.
Alwi juga menilai proses adaptasi dengan kondisi lapangan dan shuttlecock berjalan dengan baik, meskipun terdapat perbedaan jenis shuttlecock yang digunakan pada turnamen ini.
“Oiya, shuttlecock Victor emang agak sedikit lebih kencang daripada Yonex, ya tapi apa pun sponsornya apa pun apanya, saya sebagai atlet harus bisa mengatasi segala kondisi, kok maupun lapangan maupun lampu,” tandas Alwi.
(Antara)
Baca Juga: Bukan Cedera Kambuhan, Anthony Ginting Harus Absen di Babak Kedua Indonesia Masters
Berita Terkait
-
Bukan Cedera Kambuhan, Anthony Ginting Harus Absen di Babak Kedua Indonesia Masters
-
Indonesia Masters 2026: Adnan/Indah Bongkar Kunci Kemenangan atas Pasangan Korea Selatan
-
Terjebak Pola Ganda Putri Jepang, Ana/Trias Angkat Koper Lebih Awal di Indonesia Masters 2026
-
Drama Mimisan dan Comeback Sengit, Sabar/Reza Tembus Perempat Final Indonesia Masters 2026
-
Banjir Perang Saudara di Istora! Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia Masters 2026 Hari Ini
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
Terkini
-
Drama Balas Dendam dan Kejutan Besar Warnai Pembukaan Campus League The Nationals 2026
-
Raymond/Joaquin Dijegal Ganda Malaysia, Tuan Rumah Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
-
Kalahkan Jojo di Indonesia Open 2026, Victor Lai Akui Dilatih Orang Indonesia
-
Jonatan Christie Tersungkur di Istora, Puasa Tunggal Putra Merah Putih di Indonesia Open Berlanjut
-
An Se-young Pertahankan Gelar Indonesia Open 2026, Rahasianya Bukan Target Juara
-
Hattrick Gelar di Asia! Christiansen/Boje Nangis Haru Usai Rajai Indonesia Open 2026
-
Target Terapkan Sistem Home-Away, Campus League Teken MoU dengan UPH
-
Ganda Putri Indonesia Tunjukkan Progres Signifikan, Karel: Sebelum Kalah, Kita Tarung Dulu!
-
Jadwal Final Indonesia Open 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Bidik Takhta Juara di Istora!
-
Kejutan Semifinal IBL 2026! Satria Muda dan Pelita Jaya Tumbang di Kandang