Sport / Raket
Selasa, 10 Maret 2026 | 11:44 WIB
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan saat bertanding melawan Pebulu Tangkis Thailand Panitchaphon Teeraratsakul di babak Final Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (25/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Tim bulu tangkis Indonesia memulai latihan perdana di Basel, Swiss, menjelang Swiss Open 2026 pada 10–15 Maret.
  • Latihan difokuskan menjaga kondisi fisik dan pemeliharaan kekuatan otot terutama bagi tim yang bertanding lebih dulu.
  • Pelatih menyatakan intensitas latihan ringan karena pemain masih dalam fase pemulihan setelah rangkaian turnamen Eropa.

Suara.com - Para pemain Tim bulu tangkis Indonesia langsung menjalani latihan perdana setibanya di Basel, Swiss, untuk menghadapi turnamen Swiss Open 2026 yang merupakan bagian dari BWF World Tour Super 300. Turnamen tersebut akan berlangsung di St. Jakobshalle pada 10–15 Maret 2026.

Latihan yang digelar pada Senin pagi waktu setempat difokuskan untuk menjaga kondisi fisik para pemain setelah menempuh perjalanan dari turnamen sebelumnya di Eropa.

Sebagian pemain berlatih langsung di lapangan, sementara yang lain menjalani program pemulihan di ruang kebugaran untuk menjaga stamina sekaligus memulihkan kondisi tubuh.

Pelatih fisik pelatnas PBSI, Ahmad Jaelani, menjelaskan bahwa sesi latihan pertama lebih menitikberatkan pada pemeliharaan kekuatan otot agar para pemain tetap siap menghadapi pertandingan, terutama bagi sektor yang akan bertanding lebih dulu.

“Pagi ini programnya lebih fokus ke maintenance power karena untuk tim ganda putra dan ganda putri besok sudah bermain. Jadi persiapannya menjaga power mereka untuk hari Selasa,” ujar Jaelani dalam keterangan resmi PP PBSI, Senin (9/3/2026).

Ia menambahkan bahwa intensitas latihan sengaja dibuat tidak terlalu berat karena para pemain masih berada dalam fase pemulihan setelah menjalani rangkaian turnamen sebelumnya.

“Load-nya juga tidak banyak, hanya enam pos dengan repetisi 10 yang dikalikan dua set. Setelah itu mereka melakukan kebutuhan masing-masing seperti yang biasa dilakukan. Semua diawali dengan mobility, aktivasi, dan jogging,” katanya.

Menurut Jaelani, seluruh anggota tim berada dalam kondisi fisik yang baik menjelang sesi latihan lanjutan yang akan dilakukan di arena pertandingan pada sore hingga malam hari.

Swiss Open 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian tur Eropa bagi beberapa pemain Indonesia.

Baca Juga: Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026

Salah satunya pasangan ganda putri Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Amallia Cahaya Pratiwi yang menjalani turnamen ketiga secara beruntun setelah sebelumnya tampil di German Open dan All England Open Badminton Championships.

Program latihan pemeliharaan kondisi ini menjadi penting agar para pemain tetap berada dalam performa optimal di tengah jadwal kompetisi yang cukup padat selama tur Eropa.

(Antara)

Load More