- Tim bulu tangkis Indonesia memulai latihan perdana di Basel, Swiss, menjelang Swiss Open 2026 pada 10–15 Maret.
- Latihan difokuskan menjaga kondisi fisik dan pemeliharaan kekuatan otot terutama bagi tim yang bertanding lebih dulu.
- Pelatih menyatakan intensitas latihan ringan karena pemain masih dalam fase pemulihan setelah rangkaian turnamen Eropa.
Suara.com - Para pemain Tim bulu tangkis Indonesia langsung menjalani latihan perdana setibanya di Basel, Swiss, untuk menghadapi turnamen Swiss Open 2026 yang merupakan bagian dari BWF World Tour Super 300. Turnamen tersebut akan berlangsung di St. Jakobshalle pada 10–15 Maret 2026.
Latihan yang digelar pada Senin pagi waktu setempat difokuskan untuk menjaga kondisi fisik para pemain setelah menempuh perjalanan dari turnamen sebelumnya di Eropa.
Sebagian pemain berlatih langsung di lapangan, sementara yang lain menjalani program pemulihan di ruang kebugaran untuk menjaga stamina sekaligus memulihkan kondisi tubuh.
Pelatih fisik pelatnas PBSI, Ahmad Jaelani, menjelaskan bahwa sesi latihan pertama lebih menitikberatkan pada pemeliharaan kekuatan otot agar para pemain tetap siap menghadapi pertandingan, terutama bagi sektor yang akan bertanding lebih dulu.
“Pagi ini programnya lebih fokus ke maintenance power karena untuk tim ganda putra dan ganda putri besok sudah bermain. Jadi persiapannya menjaga power mereka untuk hari Selasa,” ujar Jaelani dalam keterangan resmi PP PBSI, Senin (9/3/2026).
Ia menambahkan bahwa intensitas latihan sengaja dibuat tidak terlalu berat karena para pemain masih berada dalam fase pemulihan setelah menjalani rangkaian turnamen sebelumnya.
“Load-nya juga tidak banyak, hanya enam pos dengan repetisi 10 yang dikalikan dua set. Setelah itu mereka melakukan kebutuhan masing-masing seperti yang biasa dilakukan. Semua diawali dengan mobility, aktivasi, dan jogging,” katanya.
Menurut Jaelani, seluruh anggota tim berada dalam kondisi fisik yang baik menjelang sesi latihan lanjutan yang akan dilakukan di arena pertandingan pada sore hingga malam hari.
Swiss Open 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian tur Eropa bagi beberapa pemain Indonesia.
Baca Juga: Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
Salah satunya pasangan ganda putri Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Amallia Cahaya Pratiwi yang menjalani turnamen ketiga secara beruntun setelah sebelumnya tampil di German Open dan All England Open Badminton Championships.
Program latihan pemeliharaan kondisi ini menjadi penting agar para pemain tetap berada dalam performa optimal di tengah jadwal kompetisi yang cukup padat selama tur Eropa.
(Antara)
Berita Terkait
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
All England 2026: 6 Wakil Indonesia Kunci Tiket ke Perempat Final
-
All England 2026: Alwi Farhan Berterima Kasih kepada Tuhan usai Singkirkan Unggulan Ketujuh
-
All England 2026: Singkat Wakil India, Alwi Farhan Tunjukkan Status Unggulan Bukan Jaminan
-
Searah Menpora Erick, Taufik Hidayat Tegas: Pelecehan Seksual Rusak Integritas Olahraga
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Kedokteran dan Berkuda: Kunci Disiplin Ganda dr Byanca Lauwardi
-
LeBron James Pecahkan Rekor 'Field Goal' Terbanyak NBA, Lewati Catatan Kareem Abdul-Jabbar
-
All England 2026: Dapat Pelajaran Berharga, Raymond/Nikolaus Ingin Tiru Pasangan Korsel
-
All England 2026: Tanpa Status Unggulan, Ganda Campuran Buat Kejuaran dengan Meraih Juara
-
All England 2026: Setelah 9 Final Gagal, Wang Zhi Yi Akhirnya Taklukkan An Se-young
-
All England 2026: Kim Won-ho/Seo Seung-jae Pertahankan Gelar, Sikat Wakil Malaysia di Final
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
All England 2026: Resep Raymond/Joaquin Jelang Lawan Ranking 3 Dunia: Makan Enak dan Tidur Nyenyak!
-
All England 2026: Ana/Trias Lolos ke Perempat Final, Ungkap Rahasia Kalahkan Ganda Jepang
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil