- Alwi Farhan menyingkirkan Ayush Shetty di All England 2026, membuktikan status unggulan bukan jaminan kemenangan.
- Pertandingan babak 32 besar tersebut berlangsung di Birmingham, Inggris, Kamis dini hari WIB dalam tiga gim.
- Kemenangan Alwi terjadi saat banyak unggulan lain, seperti Shi Yu Qi, juga tersingkir pada babak awal turnamen.
Suara.com - Alwi Farhan menunjukkan bahwa status unggulan bukan jaminan di sektor tunggal putra setelah melangkah ke babak 16 besar All England Open 2026. Ia menyingkirkan wakil India, Ayush Shetty, lewat pertarungan tiga gim.
“Beberapa pemain unggulan langsung tersingkir di babak pertama menjadi bukti nyata di tunggal putra, unggulan tidak selalu menjadi patokan. Siapa pun bisa memenangkan pertandingan," kata Alwi.
"Semua punya kesempatan yang sama, jadi siapa yang lebih siap dia yang akan memenangkan pertandingan,” imbuhnya.
Dalam laga babak 32 besar di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, Kamis dini hari WIB, Alwi menang 19-21, 21-9, 21-17 dalam tempo 75 menit.
Kemenangan tersebut hadir di tengah tersingkirnya sejumlah unggulan pada babak pertama, termasuk unggulan teratas asal China Shi Yu Qi serta unggulan ketiga asal Denmark Anders Antonsen.
Bagi Alwi, tampil di turnamen bulu tangkis tertua di dunia itu menghadirkan pengalaman emosional. Ia bersyukur dapat mewujudkan impian tampil di All England.
“Pertama-tama alhamdulillah. Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi saya bisa bermain di All England. Mimpi yang menjadi kenyataan,” ujarnya.
Alwi mengawali pertandingan dengan baik dan sempat memimpin enam poin pada gim pertama. Namun, momentum berubah setelah laga beberapa kali terhenti akibat Shetty mengalami luka di lutut dan mendapat perawatan medis.
Situasi itu dimanfaatkan Shetty untuk bangkit. Setelah tertinggal 10-16, ia menyamakan skor menjadi 17-17 sebelum mengunci gim pertama 21-19.
Baca Juga: Perang Saudara di All England 2026, Fajar/Fikri Bertekad Hapus Rekor Buruk Lawan Raymond/Joaquin
“Saya rasa sempat kehilangan momentum di gim pertaa karena beberapa kali pertandingan terhenti akibat medical break. Tapi saya mencoba tetap fokus setiap poin,” kata Alwi.
Pada gim kedua, Alwi tampil lebih agresif. Ia unggul 11-4 saat interval dan terus menekan hingga menutup gim dengan skor 21-9.
Di gim penentuan, Alwi menunjukkan ketenangan. Ia memimpin lima poin saat interval dan menjaga keunggulan hingga 18-12. Meski Shetty sempat mendekat, serangan konsisten Alwi memastikan kemenangan 21-17.
“Di gim kedua dan ketiga saya bisa bounce back. Saya bisa melawan diri saya sendiri, melawan rasa ragu-ragu yang ada di dalam diri,” ujarnya.
Hasil ini menegaskan ketatnya persaingan tunggal putra tahun ini. Banyaknya unggulan yang tersingkir membuka peluang bagi pemain muda maupun non-unggulan untuk melangkah jauh.
“Yang pasti saya mau berusaha setiap poinnya. Karena di sini kita tidak pernah benar-benar tahu kekuatan satu sama lain,” kata Alwi.
Pada babak 16 besar, Alwi akan menghadapi wakil Taiwan sekaligus unggulan ketujuh, Chou Tien Chen, yang melaju setelah kompatriotnya Chi Yu Jen mundur saat skor 17-21, 21-14, 11-3.
(Antara)
Berita Terkait
-
Perang Saudara di All England 2026, Fajar/Fikri Bertekad Hapus Rekor Buruk Lawan Raymond/Joaquin
-
Strategi Jitu Bawa Fajar/Fikri ke Babak Kedua All England 2026
-
All England 2026: Tersingkir Awal, Leo/Bagas Kaget Permainan Ganda Taiwan Aktif dan Powerful
-
All England 2026: Fajar/Fikri Hadapi Raymond/Joaquin di Babak Kedua, Sang Senior Punya Rekor Buruk
-
All England 2026: Karpet Abu-abu Bikin Salfok, tapi Raymond/Joaquin Tetap Sikat Ganda Korsel
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Ganda Putra Indonesia Berguguran, Raymond/Joaquin Tak Terbeban Jadi Tumpuan di Indonesia Open 2026
-
Kecepatan Shuttlecock Jadi Pembeda, Jafar/Felisha Revans Wakil Korea di Indonesia Open 2026
-
Fajar Alfian Akui Penampilan Terburuk Bersama Fikri Usai Tersingkir di Indonesia Open 2026
-
Pitchamon 'Pink' Terpukau Atmosfer Istora Senayan, Sebut Suporter Indonesia Sangat Menggemaskan
-
Isu Anggaran, PBVSI Masih Menunggu soal Keikutsertaan Timnas Voli di Asian Games 2026
-
Cerita An Se-young Akrab dengan Megawati Hangestri, Persahabatan Lintas Cabor
-
Indonesia Open 2026: Fadia/Tiwi Singkirkan Ranking 3 Dunia, Ungkap Rahasia Comeback
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026