- PERBASI melalui Sekjennya, Nirmala Dewi, prihatin atas dugaan kekerasan seksual atlet panjat tebing dan *kickboxing*.
- PERBASI mendukung sikap Menpora Erick Thohir menuntut hukuman tegas bagi pelaku yang terbukti bersalah.
- Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi PERBASI untuk memperketat aturan demi melindungi atlet saat pelatnas.
Suara.com - Kasus dugaan kekerasan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet panjat tebing serta kickboxing mendapat sorotan serius dari berbagai pihak, salah satunya dari Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi). Ini sejelan dengan sikap tegas Menpora Erick Thohir yang tegas dengan masalah ini.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PERBASI, Nirmala Dewi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus yang kini sedang ditangani kepolisian tersebut.
Nirmala menilai, tindakan semacam itu tidak bisa ditoleransi, apalagi terjadi kepada atlet yang tengah menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) dan membawa nama Indonesia di kancah internasional.
"Saya prihatin terhadap dugaan kasus pelecehan seksual yang terjadi di cabang olahraga panjat tebing dan kickboxing," ujar Nirmala dalam keterangannya.
"Tindakan seperti ini jika terbukti, tidak bisa ditolerir apalagi terjadi terhadap atlet yang sedang menjalani pelatnas dan sedang berjuang untuk nama negara di kancah internasional,” jelas Nirmala Dewi.
Ia menegaskan bahwa para atlet adalah representasi bangsa yang berjuang mengharumkan nama Indonesia melalui prestasi olahraga.
Karena itu, mereka harus mendapat perlindungan penuh dari segala bentuk gangguan yang dapat memengaruhi fokus dan keselamatan mereka.
“Atlet adalah pejuang bangsa yang mengibarkan Merah Putih melalui olahraga. Sudah seharusnya mendapatkan pelindungan dari segala potensi yang bisa mengganggu konsentrasi mereka,” lanjutnya.
Nirmala juga mengecam keras dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pihak yang seharusnya menjadi pembina, pelindung, sekaligus pengayom para atlet.
Baca Juga: Bongkar Bentuk Kekerasan Seksual Eks Pelatih Panjat Tebing, Bareskrim: Meraba hingga Persetubuhan
Ia menegaskan bahwa DPP PERBASI sejalan dengan sikap Erick Thohir yang mendorong hukuman tegas bagi pelaku apabila terbukti bersalah, termasuk larangan terlibat kembali di dunia olahraga.
“Kami mengecam terhadap terduga pelaku dan mendorong hukuman yang setimpal untuk pelaku jika terbukti bersalah,” jelasnya.
Selain itu, Nirmala turut mengapresiasi respons cepat dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, kepolisian, serta pihak terkait yang segera menindaklanjuti laporan tersebut.
“Saya apresiasi atas respons semua elemen baik Kemenpora, Polri maupun Komisi X DPR yang memberikan perhatian serius atas kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik ini," kata Nirmala Dewi.
Kasus ini juga menjadi pengingat bagi DPP PERBASI untuk semakin memperketat penerapan aturan dalam lingkungan pelatnas.
Langkah tersebut dilakukan agar interaksi antara atlet dan seluruh pihak pendukung berjalan secara profesional dan bebas dari penyimpangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Ubed Jadi Pahlawan, Indonesia Comeback Kalahkan Thailand 3-2 di Piala Thomas 2026
-
Piala Thomas 2026: Alwi Farhan Kena Comeback, Indonesia Tertinggal 1-2 dari Thailand
-
Debut Menegangkan di Piala Thomas 2026, Sabar/Reza Bawa Indonesia Samakan Thailand 1-1
-
Drama Tiga Gim, Jonatan Christie Minta Maaf Usai Indonesia Tertinggal 0-1 dari Thailand
-
Susunan Pemain Indonesia vs Thailand di Grup D Piala Thomas 2026, Fajar Diduetkan dengan Joaquin
-
Menang atas Kesatria Bengawan Solo 84-69, Djordje Jovicic Puas dengan Performa Satria Muda
-
Sakit Pencernaan, Iga Swiatek Mundur dari Madrid Open 2026
-
Mario Aji Start dari Posisi 17 di Moto2 Spanyol 2026
-
LavAni Juara Proliga 2026, Tumbangkan Bhayangkara Presisi 3-1 di Final
-
Kejurnas Turnamen ORADO Masuki Babak Delapan Besar, Persaingan Kian Ketat