- Pemerintah memberikan bonus kepada peraih medali ASEAN Para Games 2025 di Thailand sebagai apresiasi atas prestasi kontingen Indonesia.
- NPC Indonesia mengapresiasi bonus kejutan dari Presiden dan Menpora yang nilainya setara dengan bonus SEA Games 2025.
- Atlet berencana menggunakan bonus tersebut untuk investasi jangka panjang demi menjamin masa depan mereka pasca karier.
Suara.com - National Paralympic Committee Indonesia (NPC Indonesia) mengapresiasi perhatian pemerintah kepada para atlet dan pelatih yang meraih prestasi di ajang ASEAN Para Games 2025.
Pemerintah memberikan bonus kepada para peraih medali di Nakhon Ratchashima, Thailand. Secara keseluruhan kontingen Indonesia berhasil mendapatkan 135 medali emas, 143 medali perak dan 114 medali perunggu.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) NPC Indonesia, Rima Ferdianto, mengatakan bonus dari pemerintah ini menjadi kejutan bagi para atlet dan pelatih berprestasi jelang hari raya Idul Fitri.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Presiden Prabowo Subianto, kepada bapak Menpora Erick Thohir, karena ini merupakan kejutan yang luar biasa. Sebelum lebaran, penghargaan untuk para atlet maupun pelatih berprestasi sudah bisa turun. ini kejutan yang luar biasa dan kami benar-benar mengapresiasi pemerintah," kata Rima Ferdianto, Selasa (18/3/2025).
Rima menuturkan, bonus yang diterima para atlet dan pelatih ASEAN Para Games 2025 setara dengan bonus yang diberikan pemerintah kepada para atlet dan pelatih SEA Games 2025.
NPC Indonesia berharap, terutama kepada para atlet, agar bonus yang diberikan pemerintah bisa digunakan lebih bijak. Rima mengingatkan kebutuhan hidup yang nantinya dijalani setelah tidak menjadi atlet lagi.
"Kami berharap para atlet bisa me-manage dengan seksama, sehingga bonus ini benar-benar bermanfaat ketika masih jaya sebagai seorang atlet dan ketika nanti sudah pensiun sebagai atlet," tutur Rima.
Apresiasi dari pemerintah ini juga diharapkan dapat memompa semangat para atlet dan pelatih dalam mengejar prestasi di ASIAN Para Games 2026. Saat ini, kontingen Indonesia sudah menjalani pemusatan latihan menuju pertarungan di Nagoya, Jepang, pada bulan Oktober mendatang.
"Penghargaan yang luar biasa dari pemerintah ini tentunya akan menambah semangat atlet-atlet yang nantinya memperkuat kontingen Indonesia di ASIAN Para Games Nagoya," ucap Rima.
Baca Juga: Kasatgas Tito dan Mensos Serahkan Bansos Tahap II Rp136 Miliar Untuk Korban Bencana di Sumatera
Investasi Jangka Panjang
Pemberian penghargaan yang diterima jelang momen hari raya Idul Fitri membuat para atlet bisa tersenyum. Atlet Boccia, Gischa Zayana, mengaku sudah memiliki gambaran terkait penggunaan bonus tersebut.
"Alhamdulillah senang, pas di momen Lebaran. Bonus ini mau dipakai buat investasi jangka panjang, buat masa depan. Terima kasih atas apresiasinya," ucap Gischa yang meraih dua emas di Thailand.
Hal yang sama juga diungkapkan atlet para atletik, Taufik Abdul Karim. Peraih tiga medali emas untuk klasifikasi T10 ini merasa senang dengan penghargaan yang diberikan oleh pemerintah.
"Kaget sih, tiba-tiba bonus cair. Alhamdulillah senang sekali. Insya Allah akan digunakan untuk investasi dan masa depan anak-anak," ungkap Taufik.
Penghargaan dari pemerintah ini membuatnya lebih termotivasi untuk meraih prestasi dalam ajang ASIAN Para Games 2026. Ia akan datang sebagai debutan, seperti halnya saat bertanding di ASEAN Para Games 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
Terkini
-
Orleans Masters 2026: Dua Ganda Putra Melangkah ke 16 Besar, Satu Tersisih
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke 16 Besar, Leo/Bagas Manfaatkan Jeda untuk Evaluasi Kekurangan
-
Cair! Pemerintah Guyur Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025, Medali Emas Dapat Rp1 Miliar
-
Bukan Sekadar Statistik, Popularitas Jadi Kunci Pemain Tembus Skuad IBL All-Star 2026
-
Daftar Wakil Indonesia di Orleans Masters 2026, Tanpa Wakil dari Tunggal Putri
-
Orleans Masters 2026: Fakor Keamanan, Thalita Ramadhani Wiryawan Putuskan Mundur
-
Imbas Konflik di Timur Tengah, Formula 1 Seri GP Bahrain dan GP Saudi Resmi Dibatalkan
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya
-
Jadi Tuan Rumah, Indonesia Punya Dua Misi di AVC Mens Volleyball Champions League 2026
-
Ruichang China Masters: Jadi Runner-up, Prahdiska Bagas Shujiwo Perlu Tingkatkan Power