Sport / Arena
Rabu, 18 Maret 2026 | 16:51 WIB
National Paralympic Committee Indonesia (NPC Indonesia) mengapresiasi perhatian pemerintah kepada para atlet dan pelatih yang meraih prestasi di ajang ASEAN Para Games 2025. [Dok Pribadi]
Baca 10 detik
  • Pemerintah memberikan bonus kepada peraih medali ASEAN Para Games 2025 di Thailand sebagai apresiasi atas prestasi kontingen Indonesia.
  • NPC Indonesia mengapresiasi bonus kejutan dari Presiden dan Menpora yang nilainya setara dengan bonus SEA Games 2025.
  • Atlet berencana menggunakan bonus tersebut untuk investasi jangka panjang demi menjamin masa depan mereka pasca karier.

Suara.com - National Paralympic Committee Indonesia (NPC Indonesia) mengapresiasi perhatian pemerintah kepada para atlet dan pelatih yang meraih prestasi di ajang ASEAN Para Games 2025.

Pemerintah memberikan bonus kepada para peraih medali di Nakhon Ratchashima, Thailand. Secara keseluruhan kontingen Indonesia berhasil mendapatkan 135 medali emas, 143 medali perak dan 114 medali perunggu.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) NPC Indonesia, Rima Ferdianto, mengatakan bonus dari pemerintah ini menjadi kejutan bagi para atlet dan pelatih berprestasi jelang hari raya Idul Fitri.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Presiden Prabowo Subianto, kepada bapak Menpora Erick Thohir, karena ini merupakan kejutan yang luar biasa. Sebelum lebaran, penghargaan untuk para atlet maupun pelatih berprestasi sudah bisa turun. ini kejutan yang luar biasa dan kami benar-benar mengapresiasi pemerintah," kata Rima Ferdianto, Selasa (18/3/2025).

Rima menuturkan, bonus yang diterima para atlet dan pelatih ASEAN Para Games 2025 setara dengan bonus yang diberikan pemerintah kepada para atlet dan pelatih SEA Games 2025.

NPC Indonesia berharap, terutama kepada para atlet, agar bonus yang diberikan pemerintah bisa digunakan lebih bijak. Rima mengingatkan kebutuhan hidup yang nantinya dijalani setelah tidak menjadi atlet lagi.

"Kami berharap para atlet bisa me-manage dengan seksama, sehingga bonus ini benar-benar bermanfaat ketika masih jaya sebagai seorang atlet dan ketika nanti sudah pensiun sebagai atlet," tutur Rima.

Apresiasi dari pemerintah ini juga diharapkan dapat memompa semangat para atlet dan pelatih dalam mengejar prestasi di ASIAN Para Games 2026. Saat ini, kontingen Indonesia sudah menjalani pemusatan latihan menuju pertarungan di Nagoya, Jepang, pada bulan Oktober mendatang.

"Penghargaan yang luar biasa dari pemerintah ini tentunya akan menambah semangat atlet-atlet yang nantinya memperkuat kontingen Indonesia di ASIAN Para Games Nagoya," ucap Rima.

Baca Juga: Kasatgas Tito dan Mensos Serahkan Bansos Tahap II Rp136 Miliar Untuk Korban Bencana di Sumatera

Investasi Jangka Panjang

Pemberian penghargaan yang diterima jelang momen hari raya Idul Fitri membuat para atlet bisa tersenyum. Atlet Boccia, Gischa Zayana, mengaku sudah memiliki gambaran terkait penggunaan bonus tersebut.

"Alhamdulillah senang, pas di momen Lebaran. Bonus ini mau dipakai buat investasi jangka panjang, buat masa depan. Terima kasih atas apresiasinya," ucap Gischa yang meraih dua emas di Thailand.

Hal yang sama juga diungkapkan atlet para atletik, Taufik Abdul Karim. Peraih tiga medali emas untuk klasifikasi T10 ini merasa senang dengan penghargaan yang diberikan oleh pemerintah.

"Kaget sih, tiba-tiba bonus cair. Alhamdulillah senang sekali. Insya Allah akan digunakan untuk investasi dan masa depan anak-anak," ungkap Taufik.

Penghargaan dari pemerintah ini membuatnya lebih termotivasi untuk meraih prestasi dalam ajang ASIAN Para Games 2026. Ia akan datang sebagai debutan, seperti halnya saat bertanding di ASEAN Para Games 2025.

Load More