- Alwi Farhan kalah dari Kodai Naraoka pada babak 16 besar Badminton Asia Championships 2026 di Ningbo, China.
- Alwi kesulitan mengontrol emosi akibat strategi permainan lawan sehingga gagal tampil maksimal dalam laga tersebut.
- Pebulu tangkis Alwi Farhan kini mengalihkan fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi turnamen Thomas dan Uber Cup 2026.
Suara.com - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, mengaku mendapat pelajaran berharga setelah dihentikan wakil Jepang, Kodai Naraoka, pada babak 16 besar Badminton Asia Championships alias BAC 2026.
Alwi harus mengakui keunggulan Naraoka lewat dua gim langsung dengan skor 16-21, 17-21 di Ningbo Olympic Sports Center, China, Kamis (10/4/2026).
Dalam laga tersebut, Alwi mengakui kesulitan mengontrol emosi setelah terpancing strategi permainan lawan yang mengandalkan perang urat saraf.
"Keunggulan lawan menurut saya, dia bisa memainkan pertandingan yang unik dan juga pandai memancing emosi," ujar Alwi.
Ia juga menyesali penampilannya yang dinilai belum maksimal karena gagal menerapkan strategi yang telah disiapkan sebelum pertandingan.
"Saya kurang puas dengan permainan saya tadi, saya tertekan terus dan beberapa kali terpancing emosi. Mungkin itu trik bermain lawan, saya akan belajar untuk kembali lebih kuat," katanya.
Pertemuan ini menjadi yang pertama bagi Alwi menghadapi Naraoka, yang saat ini merupakan salah satu pemain papan atas dunia.
Usai tersingkir, Alwi langsung mengalihkan fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi turnamen berikutnya, yakni Thomas Cup 2026 dan Uber Cup 2026.
"Selanjutnya saya mau berlatih lagi untuk persiapan Thomas dan Uber Cup 2026," ujar Alwi.
Baca Juga: Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
Dengan hasil ini, Indonesia hanya menyisakan Jonatan Christie di sektor tunggal putra. Pemain yang akrab disapa Jojo tersebut sebelumnya memastikan tempat di perempat final setelah mengalahkan wakil Jepang Yudai Okimoto dua gim langsung.
(Antara)
Berita Terkait
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
-
Kiandra Ramadhipa Nyaris Podium, Finis Kelima di Race Pertama Moto3 Junior Catalunya 2026
-
Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven
-
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis
-
Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan
-
IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026