- Merespons kemajuan olahraga seperti di IBL All-Star 2026, Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko membentuk tim khusus untuk mempermudah administrasi atlet asing.
- Fasilitas yang diberikan meliputi jalur khusus (fast track) bebas antre di bandara dan pengurusan birokrasi via aplikasi digital agar tidak merusak mood atlet.
- Kebijakan ini disambut antusias oleh Perbasi, mengingat banyaknya pemain asing di liga domestik serta padatnya jadwal kejuaraan dunia basket (FIBA) di Indonesia pada 2027-2029.
Suara.com - Kesuksesan dan kemeriahan ajang IBL All-Star 2026 di Bandung Arena pada Sabtu (11/4/2026) lalu rupanya mendapat sorotan dan apresiasi khusus dari Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Hendarsam Marantoko.
Hadir langsung menyaksikan perang bintang basket tersebut, Hendarsam terpukau dengan kemajuan pesat ekosistem olahraga nasional.
Sebagai bentuk dukungan nyata, ia langsung mengumumkan pembentukan tim khusus untuk mempermudah dan mempercepat proses masuknya atlet asing ke Indonesia.
"Salah satu fungsi imigrasi adalah sebagai fasilitator, dan itu juga berlaku di bidang olahraga. Sektor ini harus diberikan kemudahan dalam proses administrasi," tegas Hendarsam dikutip dari Antara.
Terobosan yang disiapkan Ditjen Imigrasi sangat konkret dan langsung menyasar kenyamanan atlet.
Pemerintah akan menyediakan fasilitas jalur cepat (fast track) di bandara sehingga para pemain asing tidak perlu lagi membuang energi untuk mengantre panjang.
Selain itu, seluruh urusan birokrasi keimigrasian akan dipangkas dan diintegrasikan melalui sistem digital berbasis aplikasi.
Hendarsam memahami betul bahwa antrean panjang di pintu masuk negara bisa merusak suasana hati (mood) atlet yang baru saja menempuh penerbangan jauh.
Hal ini dinilai bisa berdampak buruk pada performa mereka saat bertanding.
Baca Juga: Dari Kawan Jadi Lawan, Saat Yudha dan Pandu Saling Lempar Psywar Jelang IBL All-Star 2026
"Jika mereka mendapatkan kesan yang baik sejak di pintu masuk negara, mereka akan menyampaikan bahwa imigrasi Indonesia itu mudah, ramah pengguna, namun tetap memiliki fungsi pengawasan," imbuhnya.
Gebrakan ini dinilai sangat tepat waktu dan tidak bertele-tele. Pasalnya, kompetisi profesional di Tanah Air saat ini sedang kebanjiran legiun asing.
Mulai dari IBL 2026 yang mengizinkan tiga pemain asing bermain bersamaan, BRI Super League dengan kuota hingga 11 pemain asing, hingga Proliga.
Selain melayani kompetisi domestik, tim khusus ini juga akan memfasilitasi kelancaran atlet luar negeri yang hadir untuk event internasional di Indonesia, seperti MotoGP Mandalika hingga laga ekshibisi Clash of Legends di GBK.
Kehadiran event dan atlet asing ini diyakini akan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.
Meski memberikan "karpet merah", Hendarsam menggarisbawahi bahwa pengawasan keimigrasian tidak akan kendur.
Berita Terkait
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Perpisahan Emosional Ivy-Curry, IBL All-Star Jadi Laga Terakhirnya
-
Permudah Atlet Asing, Imigrasi Bentuk Tim Khusus Sektor Olahraga
-
Perbasi Gandeng Imigrasi Awasi Pemain Asing di IBL
-
Format Draft Kapten dan 1 On 1 Challenge Sukses, IBL All-Star 2026 'Pecah' di Bandung
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026
-
Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang
-
Perpisahan Emosional Ivy-Curry, IBL All-Star Jadi Laga Terakhirnya