Sport / Arena
Senin, 13 April 2026 | 10:20 WIB
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi, Hendarsam Marantoko, Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing. [Dok. Istimewa]
Baca 10 detik
  • Merespons kemajuan olahraga seperti di IBL All-Star 2026, Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko membentuk tim khusus untuk mempermudah administrasi atlet asing.
  • Fasilitas yang diberikan meliputi jalur khusus (fast track) bebas antre di bandara dan pengurusan birokrasi via aplikasi digital agar tidak merusak mood atlet.
  • Kebijakan ini disambut antusias oleh Perbasi, mengingat banyaknya pemain asing di liga domestik serta padatnya jadwal kejuaraan dunia basket (FIBA) di Indonesia pada 2027-2029.

Ada perbedaan perlakuan antara atlet yang hadir untuk satu acara (single entry) dengan atlet asing yang dikontrak bekerja semusim penuh oleh klub lokal.

Pujian dari Perbasi

Langkah cepat nan taktis dari Ditjen Imigrasi ini langsung disambut antusias oleh Sekretaris Jenderal DPP Perbasi, Nirmala Dewi.

Bagi Perbasi, kemudahan birokrasi ini adalah angin segar, mengingat Indonesia telah dipercaya menggelar empat kejuaraan dunia basket bergengsi, yakni FIBA U16 Women’s Asia Cup 2027, FIBA U17 Women’s World Cup 2028, FIBA U18 Asia Cup 2028, dan FIBA U19 World Cup 2029.

"Luar biasa sekali dukungan dari Pak Dirjen Imigrasi terhadap basket. Kehadiran dan kebijakan beliau tentu sangat mempermudah kami dalam mengeksekusi event-event olahraga internasional ke depannya," puji Nirmala.

Load More