- AJ Bramah tampil memukau sebagai pahlawan Pacific Caesar Surabaya dengan torehan 32 poin, 20 rebound, dan 9 assist yang nyaris menyentuh rekor triple-double.
- Kemenangan 98-74 ini sukses menuntaskan dendam Pacific atas Satya Wacana yang sebelumnya memberikan satu-satunya kekalahan memalukan musim ini.
- Kekalahan ini membuat Satya Wacana Salatiga makin terbenam di dasar klasemen sementara IBL GoPay 2026 akibat penyelesaian akhir yang sangat buruk.
Momentum kehancuran tim lawan sejatinya mulai terlihat sangat jelas ketika memasuki periode kuarter kedua yang dikuasai penuh oleh kubu Pacific dengan margin skor telak 27-13.
Sebanyak 10 kesalahan mematikan atau turnover yang dilakukan oleh pemain tamu langsung dikonversi secara kejam menjadi 13 poin tambahan bagi tuan rumah melalui skema serangan balik cepat.
Di kubu seberang, Serhii Pavlov sebenarnya sudah berjuang mati-matian mengangkat mental tim lewat raihan double-double impresif berupa 29 poin dan 13 rebound.
Selain Pavlov, sosok Leon Gilmore III juga nyaris menyentuh angka triple-double untuk kubu tamu dengan catatan 15 rebound, 10 assist, dan delapan poin.
Namun, buruknya kualitas penyelesaian akhir dari total 87 percobaan tembakan ke jaring membuat mereka gagal mengejar ketertinggalan meski sempat mencoba bangkit pada kuarter ketiga.
Usai membantai sang lawan tanpa ampun, AJ Bramah yang baru saja menerima penghargaan dari pihak klub memilih untuk tetap bersikap rendah hati.
"Hanya mencoba untuk bermain lebih agresif," komentar Bramah.
Ia menegaskan dengan penuh keyakinan bahwa kepentingan kolektif klub jauh lebih berharga dibandingkan sekadar mengukir pencapaian rekor poin pribadi.
"Bagi saya kemenangan ini lebih penting. Kami harus bisa maksimal di fase terakhir," tambahnya.
Baca Juga: Satria Muda Kalah dari RANS Simba, Djordje Jovicic Ungkap Penyebabnya
Rivalitas Papan Bawah IBL
Kekalahan telak ini semakin membenamkan posisi Satya Wacana Salatiga sebagai juru kunci abadi di dasar klasemen sementara IBL dengan rekor terburuk 1-14.
Ironis sejarah mencatat bahwa satu-satunya kemenangan yang pernah mereka cicipi sepanjang kompetisi musim ini justru didapatkan saat menghadapi skuad Pacific pada pertemuan perdana lalu.
Di sisi lain, hasil manis di depan publik sendiri ini sukses mendongkrak mentalitas bertanding punggawa Pacific untuk mengoleksi kemenangan ketiga mereka (3-13) di kompetisi tahun ini.
Mereka kini diwajibkan untuk terus menjaga tingkat kefokusan dan konsistensi tinggi karena musim reguler liga basket kasta tertinggi tanah air ini hanya menyisakan empat pertandingan terakhir.
Berita Terkait
-
Satria Muda Cuci Gudang! Dua Pemain Asing Didepak di Tengah Musim
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Perpisahan Emosional Ivy-Curry, IBL All-Star Jadi Laga Terakhirnya
-
IBL 2026: DJ Cooper Ungkap Cara Dewa United Beri Kekalahan Perdana untuk Pelita Jaya
-
Kalahkan Pasific Caesar Surabaya, Pelatih Kesatria Bengawan Solo Puji Performa Pemain
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas
-
Jamie Murray Umumkan Pensiun, Tutup Karier Panjang dengan 7 Gelar Grand Slam
-
Jadi Kapten Tim Uber, Putri KW Optimis Indonesia Bisa Berbicara Banyak
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
PBSI Lepas Tim Indonesia ke Piala Thomas dan Uber 2026: Nikmati Setiap Pertandingan!
-
Thomas Cup 2026: Media Malaysia Ngeri Lihat Line-up Ganda Putra Indonesia
-
Jadwal Final Four Proliga 2026 di Semarang, Sajikan 8 Laga Penentuan
-
Harga Lengkap Tiket Indonesia Open 2026, Paling Murah Rp40 Ribu