Sport / Arena
Kamis, 16 April 2026 | 10:34 WIB
AJ Bramah cetak statistik mengerikan nyaris triple-double, bawa Pacific Caesar Surabaya balaskan dendam atas Satya Wacana Salatiga di ajang IBL GoPay 2026. [Dok. IBL]
Baca 10 detik
  • AJ Bramah tampil memukau sebagai pahlawan Pacific Caesar Surabaya dengan torehan 32 poin, 20 rebound, dan 9 assist yang nyaris menyentuh rekor triple-double.
  • Kemenangan 98-74 ini sukses menuntaskan dendam Pacific atas Satya Wacana yang sebelumnya memberikan satu-satunya kekalahan memalukan musim ini.
  • Kekalahan ini membuat Satya Wacana Salatiga makin terbenam di dasar klasemen sementara IBL GoPay 2026 akibat penyelesaian akhir yang sangat buruk.

Momentum kehancuran tim lawan sejatinya mulai terlihat sangat jelas ketika memasuki periode kuarter kedua yang dikuasai penuh oleh kubu Pacific dengan margin skor telak 27-13.

Sebanyak 10 kesalahan mematikan atau turnover yang dilakukan oleh pemain tamu langsung dikonversi secara kejam menjadi 13 poin tambahan bagi tuan rumah melalui skema serangan balik cepat.

Di kubu seberang, Serhii Pavlov sebenarnya sudah berjuang mati-matian mengangkat mental tim lewat raihan double-double impresif berupa 29 poin dan 13 rebound.

Selain Pavlov, sosok Leon Gilmore III juga nyaris menyentuh angka triple-double untuk kubu tamu dengan catatan 15 rebound, 10 assist, dan delapan poin.

Namun, buruknya kualitas penyelesaian akhir dari total 87 percobaan tembakan ke jaring membuat mereka gagal mengejar ketertinggalan meski sempat mencoba bangkit pada kuarter ketiga.

Usai membantai sang lawan tanpa ampun, AJ Bramah yang baru saja menerima penghargaan dari pihak klub memilih untuk tetap bersikap rendah hati.

"Hanya mencoba untuk bermain lebih agresif," komentar Bramah.

Ia menegaskan dengan penuh keyakinan bahwa kepentingan kolektif klub jauh lebih berharga dibandingkan sekadar mengukir pencapaian rekor poin pribadi.

"Bagi saya kemenangan ini lebih penting. Kami harus bisa maksimal di fase terakhir," tambahnya.

Baca Juga: Satria Muda Kalah dari RANS Simba, Djordje Jovicic Ungkap Penyebabnya

Rivalitas Papan Bawah IBL

Kekalahan telak ini semakin membenamkan posisi Satya Wacana Salatiga sebagai juru kunci abadi di dasar klasemen sementara IBL dengan rekor terburuk 1-14.

Ironis sejarah mencatat bahwa satu-satunya kemenangan yang pernah mereka cicipi sepanjang kompetisi musim ini justru didapatkan saat menghadapi skuad Pacific pada pertemuan perdana lalu.

Di sisi lain, hasil manis di depan publik sendiri ini sukses mendongkrak mentalitas bertanding punggawa Pacific untuk mengoleksi kemenangan ketiga mereka (3-13) di kompetisi tahun ini.

Mereka kini diwajibkan untuk terus menjaga tingkat kefokusan dan konsistensi tinggi karena musim reguler liga basket kasta tertinggi tanah air ini hanya menyisakan empat pertandingan terakhir.

Load More