- Bakti Olahraga Djarum Foundation memperluas audisi bulu tangkis ke Sumatra dan Sulawesi untuk menjaring atlet muda berbakat.
- Seleksi akan berlangsung di Pekanbaru, Makassar, dan Kudus mulai Juli hingga September 2026 bagi peserta kategori usia.
- Langkah ini dilakukan untuk mencari atlet berfisik kuat demi menghadapi perubahan sistem skor BWF mulai tahun 2027.
Ia menambahkan mental dan karakter tetap menjadi faktor penting dalam proses seleksi.
Ketua Tim Pencari Bakat, Sigit Budiarto, menegaskan PB Djarum ingin menemukan atlet dengan kombinasi teknik, karakter bermain, dan mental juara.
“Kombinasi itu penting untuk membentuk atlet berkualitas yang mampu bersaing di level tertinggi,” kata Sigit.
Seleksi Ketat hingga Karantina
Audisi terbuka untuk peserta putra dan putri kategori U-11, KU 11, dan KU 12.
Tahap awal menggunakan sistem gugur satu gim hingga 21 poin tanpa deuce.
Peserta terbaik dari Pekanbaru dan Makassar akan mendapatkan Super Tiket untuk melaju ke tahap berikutnya. Sementara di Kudus, Super Tiket diberikan kepada semifinalis putra dan finalis putri.
Para pemegang Super Tiket selanjutnya menjalani karantina selama empat minggu, mulai 14 September hingga 9 Oktober 2026.
Lulusan Audisi Umum PB Djarum 2018 asal Pekanbaru, Jolin Angelia, mengingatkan pentingnya mental bertanding bagi para peserta.
Baca Juga: Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
“Audisi ini kesempatan besar untuk memulai perjalanan sebagai atlet bulu tangkis. Persiapkan diri sebaik mungkin dan jangan mudah menyerah,” ujar Jolin yang kini bergabung dengan Pelatnas PBSI.
Pendaftaran Audisi Umum PB Djarum 2026 dibuka secara daring sejak 6 April hingga 1 September 2026 melalui laman resmi PB Djarum.
Sebagai informasi, Audisi Umum PB Djarum merupakan bagian dari program Djarum Beasiswa Bulutangkis yang selama ini menjadi jalur pembinaan atlet muda menuju level elite dunia.
Berita Terkait
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Hapus VIP, Harga Tiket Indonesia Open 2026 Diklaim Merakyat, Termurah Rp40 Ribu
-
Bidik Predikat Terbaik Dunia, Indonesia Open 2026 Gabungkan Kecanggihan Teknologi dan Sport
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras