- Sebanyak 260 peserta mengikuti turnamen Padel for Hope Vol. 2 di Jakarta untuk menggalang dana bagi pasien anak.
- Dana yang terkumpul akan digunakan membangun rumah singgah di Surabaya dan ruang tunggu keluarga di Lampung.
- Kegiatan ini bertujuan membantu keluarga pasien yang kesulitan biaya akomodasi selama menjalani pengobatan medis di luar daerah.
Suara.com - Lapangan olahraga kini bukan hanya tempat mengasah kemampuan fisik, tetapi juga menjadi ruang berbagi harapan bagi keluarga pasien anak yang tengah berjuang melawan penyakit kronis.
Pekan lalu, lebih dari 260 peserta dari berbagai kalangan ambil bagian dalam turnamen Padel for Hope Vol. 2 yang digelar di KALMA Social Club, Jakarta.
Di balik semangat kompetisi dan perburuan poin, turnamen ini membawa misi kemanusiaan untuk membantu keluarga pasien anak yang membutuhkan tempat tinggal selama masa pengobatan.
Solidaritas untuk Keluarga Pasien Anak
Banyak keluarga pasien anak di Indonesia harus menghadapi tantangan berat selama menjalani pengobatan di rumah sakit rujukan.
Data RS Kemenkes Surabaya menunjukkan sebagian besar pasien anak datang dari luar daerah dan harus menempuh perjalanan hingga 10 jam demi mendapatkan perawatan medis.
Biaya akomodasi yang tinggi membuat sejumlah keluarga terpaksa beristirahat di selasar rumah sakit hingga pom bensin.
Kondisi tersebut turut dirasakan Elfridus, salah satu orang tua pasien anak.
“Yang paling berat bukan hanya soal biaya, tetapi juga rasa lelah dan kebingungan saat harus menjalani semuanya di kota yang jauh dari rumah,” ujarnya.
Baca Juga: Mengenal Weekend Warrior, Tren Olahraga Intens di Akhir Pekan yang Bisa Picu Cedera
Kisah seperti inilah yang mendorong lahirnya Padel for Hope sebagai jembatan kepedulian masyarakat.
Bangun Rumah Singgah untuk Keluarga Pasien
Seluruh dana yang terkumpul dari kegiatan ini akan digunakan untuk membangun Rumah Singgah kelima berkapasitas 33 kamar di RS Kemenkes Surabaya.
Selain itu, bantuan juga dialokasikan untuk pembangunan Ruang Tunggu Keluarga di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Lampung.
Fasilitas tersebut diharapkan menjadi tempat beristirahat yang nyaman dan gratis bagi keluarga pasien anak selama menjalani pengobatan.
Ketua Yayasan Ronald McDonald House Charities (RMHC), Caroline Djajadiningrat, mengatakan kegiatan ini merupakan gerakan bersama untuk menghadirkan harapan bagi keluarga pasien.
Berita Terkait
-
Bikin Ketagihan! The Padel Studio Gabungkan Olahraga, Komunitas, dan Lifestyle
-
Main Padel Rasa Venue Eropa, The Padel Studio Bikin Pecinta Padel Ketagihan
-
Gaya Hidup Aktif Jadi Makin Stylish, Ini Cara Baru Olahraga yang Sekaligus Fashionable
-
Lapangan Padel Dijual Rp199 Juta, Tanda Bisnis Gaya Hidup Urban Mulai Kolaps?
-
Mengenal Weekend Warrior, Tren Olahraga Intens di Akhir Pekan yang Bisa Picu Cedera
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Sikat Wakil Tuan Rumah, Leo/Daniel Melaju ke Semifinal Thailand Open 2026
-
12 Tahun Berkarier, Gregoria Mariska Tunjung Resmi Mundur dari Pelatnas PBSI
-
Bikin Ketagihan! The Padel Studio Gabungkan Olahraga, Komunitas, dan Lifestyle
-
Main Padel Rasa Venue Eropa, The Padel Studio Bikin Pecinta Padel Ketagihan
-
Tumbang dari Jeon Hyeok Jin, Ubed Akui Sulit Keluar dari Tekanan
-
Thalita Petik Pelajaran Berharga Usai Dipaksa Menyerah oleh Ratchanok di Thailand Open 2026
-
Singkirkan Wakil China, Hira/Jani Cetak Sejarah di Thailand Open 2026
-
Pencapaian Baru, Hira/Jani Tembus Perempat Final Thailand Open 2026
-
Isyana/Rinjani Cetak Sejarah! Pertama Kali ke 8 Besar Turnamen BWF Super 500
-
Lokal IBL Diminta Manfaatkan Offseason, Kejar Kesenjangan Jam Terbang dengan Pemain Asing