- Ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia, mengalahkan unggulan ketiga Korea Selatan di Istora Senayan, Rabu (3/6/2026).
- Kemenangan dramatis melalui rubber game dengan skor 21-13, 17-21, dan 21-14 ini diraih berkat fokus dan komunikasi solid.
- Hasil impresif tersebut membawa pasangan tuan rumah melaju ke babak kedua turnamen BWF World Tour Super 1000 Indonesia Open.
Suara.com - Pasangan ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi /Siti Fadia Silva Ramadhanti, sukses menciptakan kejutan besar pada laga pembuka Indonesia Open 2026.
Mereka berhasil memulangkan pasangan unggulan ketiga dunia asal Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee, lewat pertarungan dramatis di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Kunci utama comeback luar biasa ini ternyata terletak pada fokus poin demi poin serta komunikasi solid yang terus dijaga oleh duet Merah Putih tersebut.
Pantang Menyerah di Gim Penentu
Kemenangan gemilang wakil Indonesia ini diraih melalui drama rubber game yang menguras tenaga dengan skor 21-13, 17-21, dan 21-14.
Durasi pertandingan yang mencapai satu jam delapan menit menjadi bukti sengitnya perlawanan yang diberikan kedua pasangan di atas lapangan.
Amallia Cahaya Pratiwi, yang akrab disapa Tiwi, membeberkan rahasia ketangguhan mental mereka, terutama saat sempat tertinggal pada gim penentu.
Ia menegaskan bahwa menjaga konsentrasi secara bertahap menjadi fondasi utama untuk bisa membalikkan keadaan pada momen krusial.
"Kunci kemenangan hari ini kita bermain fokus point by point," ungkap Tiwi dalam sesi konferensi pers usai pertandingan di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Baca Juga: Alwi Farhan Bongkar 'Trauma' Thomas Cup, Bidik Kebangkitan di Indonesia Open 2026
Pasangan andalan tuan rumah itu menolak menyerah meski situasi di lapangan sempat tidak menguntungkan.
"Walaupun tadi set ketiga kita sudah ketinggalan, tapi kita nggak menyerah," jelasnya.
Mereka terus mencari cara untuk kembali merebut ritme permainan dari tangan lawan.
"Kita cari jalan bagaimana untuk mengambil kembali poin dan fokus untuk poin-poin berikutnya," tambah Tiwi.
Modal Kemenangan dan Kepercayaan Satu Sama Lain
Sementara itu, Siti Fadia Silva Ramadhanti mengakui bahwa mengalahkan ganda putri papan atas Korea Selatan bukan perkara mudah.
Berita Terkait
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
-
Target Utama Jonatan Christie Tahun Ini: Juara Indonesia Open 2026!
-
Hajar Wakil Prancis, Adnan/Indah Tantang Ranking 1 Dunia di 16 Besar Indonesia Open 2026!
-
Transformasi Istora Senayan Jadi Arena Sportainment Kelas Dunia di Indonesia Open 2026
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026
-
Target Utama Jonatan Christie Tahun Ini: Juara Indonesia Open 2026!
-
Hajar Wakil Prancis, Adnan/Indah Tantang Ranking 1 Dunia di 16 Besar Indonesia Open 2026!
-
Transformasi Istora Senayan Jadi Arena Sportainment Kelas Dunia di Indonesia Open 2026
-
Daftar 21 Wakil Tuan Rumah di Indonesia Open 2026: dari Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri
-
Alwi Farhan Bongkar 'Trauma' Thomas Cup, Bidik Kebangkitan di Indonesia Open 2026
-
Perang Bintang di Istora, Indonesia Open 2026 Siapkan Hadiah Rp25 Miliar!
-
Indonesia Open 2026: Shohibul Fikri Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up saat Tampil di Istora