- Jonatan Christie kalah dari Victor Lai di final Indonesia Open 2026 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta.
- Kekalahan ini memperpanjang puasa gelar sektor tunggal putra Indonesia di turnamen Indonesia Open selama 14 tahun terakhir.
- Jonatan Christie memutuskan rehat sejenak dari dunia bulu tangkis untuk memulihkan kondisi fisik dan mental pasca-pertandingan tersebut.
Suara.com - Harapan publik tuan rumah untuk melihat tunggal putra Indonesia naik ke podium tertinggi di Istora Senayan kembali menemui jalan buntu.
Jonatan Christie terpaksa merelakan gelar juara turnamen level Super 1000 tersebut setelah ditaklukkan oleh wakil Kanada yang sedang naik daun, Victor Lai.
Hasil pahit ini sekaligus memperpanjang puasa gelar tunggal putra Indonesia di ajang Indonesia Open yang telah berlangsung selama 14 tahun terakhir.
Mimpi Buruk di Hadapan Pendukung Sendiri
Bertanding dalam atmosfer Istora yang bergemuruh pada Minggu (7/6/2026), pemain yang akrab disapa Jojo ini sebenarnya sempat memberikan perlawanan sengit pada gim pertama.
Jojo sempat mendominasi di awal laga dan memimpin perolehan poin 7-5 sebelum Victor Lai bangkit dengan permainan drop shot yang mematikan.
Ketegangan mulai menyelimuti Jonatan saat ia melakukan beberapa kesalahan pengembalian bola yang membuat lawan unggul 21-19 pada gim pembuka.
Memasuki gim kedua, performa unggulan tuan rumah ini justru merosot tajam akibat rentetan kesalahan sendiri yang tidak perlu.
Victor Lai yang baru berusia 21 tahun tampil sangat disiplin dan langsung melesat memimpin dengan skor telak 6-1.
Tekanan Mental dan Insiden Kartu Kuning
Puncak frustrasi Jonatan terlihat saat ia sedang tertinggal 5-9 dan wasit secara mengejutkan mengeluarkan kartu kuning untuknya.
Kartu kuning tersebut diberikan karena Jojo dinilai terlalu lama menjeda pertandingan yang sedang berlangsung.
Usai laga, Jonatan Christie secara ksatria meminta maaf kepada seluruh suporter yang telah memadati stadion legendaris tersebut.
"Pertama-tama, saya bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada semua yang sudah datang, memberikan dukungan, dan mendoakan saya."
"Saya juga meminta maaf karena kembali belum bisa memberikan hasil yang maksimal, yaitu meraih medali emas."