Sport / Raket
Selasa, 09 Juni 2026 | 10:43 WIB
PBSI menarik Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari Australian Open 2026. Evaluasi performa dan pencegahan cedera menjadi alasan utama keputusan ini. [Dok. PBSI]
Baca 10 detik
  • Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri ditarik dari Australian Open 2026 untuk menjalani evaluasi menyeluruh setelah hasil di bawah target pada Indonesia Open 2026.
  • Raymond Indra/Nikolaus Joaquin batal tampil di Sydney demi menghindari risiko kambuhnya cedera lutut Raymond yang baru pulih.
  • Indonesia tetap mengirim kekuatan kompetitif ke Australian Open 2026 dengan andalan seperti Anthony Ginting, Sabar/Reza, dan Leo/Daniel.

Raymond/Joaquin Diproteksi dari Risiko Cedera

Di sisi lain, penarikan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dilakukan untuk melindungi kondisi fisik Raymond yang belum lama pulih dari cedera lutut.

Meski baru saja mencatat prestasi gemilang sebagai runner-up Indonesia Open 2026, tim pelatih tidak ingin mengambil risiko terhadap kondisi pemain muda tersebut.

Antonius menilai waktu pemulihan dari partai final Indonesia Open menuju laga pertama Australian Open terlalu singkat bagi Raymond.

"Untuk Raymond/Joaquin, saya melihat dengan masa recovery yang singkat dari final Indonesia Open menuju laga pertama Australian Open apalagi Raymond baru pulih dari cedera lututnya, menurunkan mereka di Australia punya risiko cederanya kambuh," jelas Antonius.

Bagi federasi, menjaga aset muda agar terhindar dari kambuhnya cedera jangka panjang jauh lebih penting daripada mengejar poin di level Super 500.

Keputusan ini diambil setelah jajaran pelatih ganda putra berdiskusi dengan tim medis dan tim pendukung performa atlet.

"Setelah melalui diskusi dengan tim pendukung, saya memutuskan menarik Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari Australian Open 2026," tegas Antonius.

Wakil Indonesia di Sydney Tetap Kompetitif

Baca Juga: Raymond/Joaquin Dijegal Ganda Malaysia, Tuan Rumah Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026

Meski kehilangan dua pasangan unggulan, kekuatan Indonesia di sektor ganda putra tetap kompetitif.

Indonesia masih mengandalkan pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani serta Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin untuk memburu gelar.

Selain itu, hadir pula pasangan Bagas Maulana/Muh Putra Erwiansyah dan Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi yang siap memberikan kejutan.

Di sektor tunggal putra, Indonesia akan diperkuat Anthony Sinisuka Ginting, Alwi Farhan, serta Mohammad Zaki Ubaidillah.

Untuk nomor ganda putri, Indonesia bertumpu pada Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum serta Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.

Sementara di sektor ganda campuran, Indonesia menurunkan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, serta Rinov Rivaldy yang berpasangan dengan wakil Australia, Jane Gao.

Fokus Menatap Turnamen Prioritas

Australian Open 2026 akan berlangsung di Sydney, Australia, pada 9-14 Juni mendatang.

Turnamen level BWF World Tour Super 500 tersebut menjadi ajang penting untuk mengumpulkan poin dunia setelah rangkaian turnamen Asia.

Bagi PBSI, pengelolaan kebugaran dan jadwal atlet menjadi tantangan tersendiri di tengah padatnya kalender kompetisi internasional.

Evaluasi performa dan program pemulihan yang dilakukan saat ini diharapkan mampu membuat skuad Indonesia tampil dengan kekuatan penuh saat memasuki turnamen yang lebih penting pada paruh kedua musim.

Load More