News / Nasional
Minggu, 26 Juli 2026 | 17:42 WIB
Prajurit Koops TNI Habema berhasil mengevakuasi dua jenazah warga sipil yang menjadi korban aksi kekerasan TPNPB-OPM Kodap XVI/Yahukimo. [Ist]
Baca 10 detik
  • Prajurit Koops TNI Habema mengevakuasi dua jenazah korban kekerasan OPM di Kabupaten Yahukimo pada Kamis, 23 Juli 2026.
  • Proses evakuasi yang sempat diwarnai kontak tembak tersebut berhasil mengamankan jenazah ke RSUD Dekai tanpa menimbulkan korban dari pihak TNI.
  • Tim gabungan hingga kini masih melanjutkan proses pencarian terhadap satu korban perempuan asal Suku Unaukam yang belum ditemukan.

Suara.com - Prajurit Koops TNI Habema berhasil mengevakuasi dua jenazah warga sipil yang menjadi korban aksi kekerasan TPNPB-OPM Kodap XVI/Yahukimo pimpinan Kopitua Heluka (Danops Kodap Yahukimo).

Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna mengatakan evakuasi jenazah dilakukan di sekitar Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Kamis (23/7/2026).

Wirya mengatakan operasi tersebut melibatkan sejumlah personel yang terbagi dalam unsur evakuasi dan pengamanan. Proses evakuasi dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian mengingat medan pegunungan, kondisi cuaca, debit sungai, serta situasi keamanan yang masih berpotensi membahayakan.

"Lokasi jenazah diketahui telah berpindah ke bawah Jembatan Kali Ahom, tidak jauh dari ruas Jalan Trans Papua yang menjadi lokasi terjadinya aksi penembakan," kata Wirya dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).

Prajurit Koops TNI Habema berhasil mengevakuasi dua jenazah warga sipil yang menjadi korban aksi kekerasan TPNPB-OPM Kodap XVI/Yahukimo. [Ist]

Keberadaan OPM sempat terdeteksi saat tim evakuasi bergerak menuju lokasi jenazah.

Wirya mengatakan sempat terjadi kontak tembak dengan kelompok OPM yang berada di sekitar lokasi kejadian.

"Meski demikian, personel Koops TNI Habema tetap mengutamakan keselamatan seluruh anggota tim dan memastikan proses evakuasi dapat dilanjutkan," kata Wirya.

Setelah situasi berhasil dikendalikan dan dinyatakan aman, personel Koops TNI Habema mengevakuasi dua jenazah korban. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Dekai untuk menjalani proses identifikasi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

"Sementara satu orang perempuan dari Suku Unaukam hingga saat ini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan," ujar Wirya.

Baca Juga: Prabowo Libatkan TNI-Polri dalam Operasional Kopdes Merah Putih, Penyaluran Bansos Bakal Terpusat

Berdasarkan laporan lapangan, satu orang yang diduga anggota OPM dilaporkan tewas. Sementara itu, seluruh personel TNI berhasil menyelesaikan operasi tanpa korban.

Pangkoops TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga beserta jajaran menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Kehilangan orang-orang tercinta akibat tindak kekerasan merupakan luka yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Papua yang mendambakan kehidupan yang aman dan damai," ujar Yudha.

Load More