- Semifinal Basketball Campus League 2026 di UPH Tangerang pada Jumat (12/6/2026) berakhir dengan kekalahan seluruh tim tuan rumah.
- Institut Perbanas, UKSW, SCU Semarang, dan Ubaya sukses melaju ke babak final setelah menuntaskan misi balas dendam.
- Keberhasilan tim tamu didorong oleh ketahanan mental, kedisiplinan taktik, serta performa impresif pemain pada momen krusial pertandingan.
Skor akhir 63-55 memastikan kemenangan mereka sekaligus membuktikan bahwa ketenangan pada momen krusial adalah segalanya.
Samuel Kafiar menjadi motor serangan yang tak terbendung dengan sumbangan 17 poin yang sangat penting bagi kemenangan timnya.
Dominasi Putri dan Gugurnya Tuan Rumah
Beralih ke sektor putri, dominasi mutlak ditunjukkan Soegijapranata Catholic University (SCU) Semarang yang melumat lawannya dengan skor telak 67-23.
Meski sempat mendapatkan perlawanan sengit dari tim putri UKSW pada awal laga, mereka berhasil mengambil alih kendali permainan melalui transisi cepat dan pertahanan yang sangat agresif.
Mentalitas untuk tidak meremehkan lawan menjadi rahasia di balik kemenangan besar yang mereka raih di babak semifinal.
"Mindset kami, kami tidak boleh meremehkan lawan siapa pun itu. Apalagi kami sudah pernah ketemu mereka di regional. Makanya kami harus hajar dari awal," tegas pemain Soegijapranata Catholic University (SCU), Diva Intan Nurfadilah.
Meski menang telak, tim tersebut tetap melakukan evaluasi mendalam karena menyadari tantangan di partai final akan jauh lebih berat.
Laga semifinal putri lainnya juga menghadirkan duka bagi publik tuan rumah, setelah tim UPH Putri harus mengakui keunggulan Ubaya dengan skor 50-81.
Baca Juga: Jalan Terjal Menuju The Nationals: 16 Tim Saling Sikut di Campus League 2026 Regional Jakarta
Keberhasilan tersebut diraih berkat kontribusi merata dari seluruh anggota tim yang bermain tanpa rasa takut menghadapi lawan dengan postur tubuh lebih tinggi.
"Semangat dan kebersamaan. Di Ubaya tidak mungkin yang menonjol satu orang terus. Hari ini mungkin si A, besok si B. Jadi kebersamaan itu kunci kami. Kerja sama yang luar biasa karena kami tim yang relatif kecil-kecil. Kalau tidak mau kerja sama, mau main apa?" kata pelatih Universitas Surabaya (Ubaya), Wellyanto Pribadi.
Ketenangan dalam menghadapi tekanan suporter lawan menjadi faktor utama yang membawa tim asal Jawa Timur tersebut melaju ke partai puncak.
Kini, fokus mereka adalah meminimalkan kesalahan-kesalahan kecil demi tampil sempurna pada laga penentuan gelar juara nasional.
Final Campus League The Nationals 2026 akan digelar pada Sabtu (13/6/2026) untuk menentukan siapa penguasa baru basket kampus Indonesia musim ini.
Berita Terkait
-
Drama Balas Dendam dan Kejutan Besar Warnai Pembukaan Campus League The Nationals 2026
-
Target Terapkan Sistem Home-Away, Campus League Teken MoU dengan UPH
-
Hasil Drawing The Nationals Campus League 2026, 10 Tim Berebut Tiket ke Asia
-
Kutukan Tuan Rumah Terpatahkan! UPH dan BINUS Berbagi Gelar di Final Campus League 2026 Jakarta
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026
-
Pelita Jaya Menang Dramatis 84-83 atas Dewa United, Tinggal Selangkah ke Final IBL 2026
-
Jadi Anggota KONI Pusat, ORADO Indonesia Ajak Milenial dan Gen Z Batam Asah Otak
-
Play-off IBL 2026 Masih Diwarnai Polemik Wasit, Ilham Patria Angkat Bicara
-
Aryna Sabalenka Masuk Daftar 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia Olahraga Versi TIME