- PT Bank Central Asia Tbk mencatatkan transaksi jumbo sebesar Rp1,2 triliun di pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia pada Jumat, 17 Juli 2026.
- Saham BBCA di pasar reguler melonjak 4,02 persen ke level Rp6.475 didorong aksi beli bersih investor asing senilai Rp698,29 miliar.
- Analis KB Valbury Sekuritas merekomendasikan opsi beli pada pembukaan perdagangan Senin, 20 Juli 2026 dengan target harga mencapai Rp6.875 per saham.
Suara.com - Pergerakan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan aktivitas luar biasa pada penutupan perdagangan akhir pekan ini, Jumat (17/7/2026).
Di samping apresiasi harga yang signifikan di pasar reguler, Bursa Efek Indonesia (BEI) juga mendeteksi adanya transaksi tutup sendiri (crossing) bernilai raksasa yang dieksekusi melalui pasar negosiasi.
Berdasarkan pantauan data dari platform Stockbit Sekuritas, transaksi berukuran jumbo tersebut melibatkan pemodal asing yang menggunakan jasa perantara JP Morgan Sekuritas.
Nilai perpindahan tangan saham perbankan swasta terbesar ini menembus angka Rp1,2 triliun. Transaksi ini mencakup volume sebanyak 1,9 juta lot saham yang disepakati pada level harga rata-rata Rp6.400 per lembarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen korporasi mengenai pihak-pihak yang terlibat maupun latar belakang di balik transaksi negosiasi tersebut.
Di pasar reguler, kinerja saham emiten yang terafiliasi dengan Grup Djarum ini juga tampil sangat impresif. Harga saham BBCA ditutup meroket 4,02 persen, mengantarkannya bertengger di level Rp6.475 per saham.
Sepanjang sesi perdagangan Jumat, tercatat perputaran volume sebanyak 319,19 juta lembar saham dengan frekuensi perpindahan tangan mencapai 56.469 kali. Akumulasi nilai transaksi di pasar reguler menyentuh Rp2,04 triliun.
Lonjakan harga ini didorong oleh kuatnya permintaan dari investor asing yang mencatatkan pembelian bersih (net buy) mencapai Rp698,29 miliar.
Fase pembalikan arah (rebound) saham BBCA sejatinya mulai terdeteksi sehari sebelumnya, yakni pada Kamis (16/7/2026), ketika saham ditutup menguat 1,63 persen diiringi masuknya dana asing senilai Rp186,75 miliar.
Baca Juga: IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen
Tren positif ini memutus rantai tekanan jual, mengingat sebelumnya asing terpantau terus melakukan aksi jual bersih (net sell) secara konsisten pada rentang 10 hingga 15 Juli 2026.
Proyeksi Teknikal dan Rekomendasi Trading
Menyikapi dinamika pergerakan harga dan derasnya arus modal yang masuk, tim analis dari KB Valbury Sekuritas merilis proyeksi teknikal untuk panduan awal pekan. Analis merekomendasikan opsi trading buy untuk saham BBCA pada pembukaan bursa Senin (20/7/2026) esok, dengan parameter sebagai berikut:
Area Beli (Entry Point): Rp6.275 – Rp6.475
Target Harga 1 (Take Profit/Resistance 1): Rp6.575
Target Harga 2 (Resistance Lanjutan): Rp6.875
Batas Risiko (Stop Loss): Rp5.975 (Apabila pergerakan saham menembus tren penurunan).
DISCLAIMER: Artikel ini disajikan murni untuk tujuan informasi dan edukasi pergerakan pasar modal, bukan merupakan rekomendasi, ajakan, atau instruksi untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Segala bentuk keputusan dan risiko investasi, baik keuntungan maupun kerugian yang timbul akibat fluktuasi harga saham (capital gain/loss), sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi masing-masing investor.
Berita Terkait
-
Skandal Investasi? Pejabat AS Raup Untung Fantastis dari IPO SpaceX
-
BBCA, BBRI hingga BMRI Bersinar, IHSG Nyaman di Level 6.100
-
Investor Asing Lagi Senang Belanja Saham BBCA hingga BBRI
-
IHSG Bertahan di Level 6.100 pada Sesi I, BBCA dan BBRI Melesat
-
IHSG Meloyo Pada Jumat Pagi, Tapi Masih di Level 6.000
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Transaksi Jumbo Rp1,2 Triliun di Saham BBCA, Ada Apa?
-
Final Piala Dunia 2026 Jam Berapa di Indonesia? Ini Jadwal WIB, WITA, dan WIT
-
Asics Gel Nimbus 27 Vs Asics Novablast 5, Mana Sepatu Lari yang Cocok untuk Long Run?
-
Jangan Asal Charger! 4 Kebiasaan Ini Bikin Baterai iPhone Cepat Rusak
-
Apa Itu Weton Tulang Wangi? Ini Ciri dan Keistimewaannya
-
BRI Ajak Warga Jakarta Hidup Sehat Lewat Inovasi Terbaru
-
APBN Bukan Dompet Pejabat: Bijak Sebelum Menghamburkan Anggaran
-
6 HP Murah Rp1 Jutaan untuk Ngonten, Kamera Jernih Buat Edit CapCut Lancar
-
4 Rekomendasi Pompa Air Lokal Tangguh dan Irit Listrik, Harga Mulai Rp400 Ribuan!
-
Dosa Masa Lalu yang Tak Pernah Mati: Ulasan Mendalam Film Lastri Arwah Kembang Desa