Persaingan Sengit Men Elite! Ternadi Bike Park Jadi Arena Hidup Mati 76 Ultimate Downhill

Senin, 26 Oktober 2026 | 18:58 WIB
Final 76 Ultimate Downhill 2026 di Ternadi Bike Park, Kudus, menjadi penentu juara umum dengan persaingan ketat di kelas Men Elite dan Men Junior. [Dok. Istimewa]
BACA 10 DETIK
  • Ternadi Bike Park Kudus akan menyelenggarakan seri final 76 Ultimate Downhill 2026 pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
  • Agung Prio Apriliano memimpin klasemen kelas Men Elite dengan 510 poin dan dibayangi oleh Putra Ganda Arrozak di posisi kedua.
  • Penyelenggara memodifikasi 70 persen rute lintasan dan memperbarui sistem layar LED pencatat waktu di area finis untuk seri final tersebut.

Suara.com - Persaingan olahraga ekstrem sepeda gunung dipastikan memanas saat Ternadi Bike Park, Kudus, bersiap menggelar seri final 76 Ultimate Downhill 2026.

Seri pamungkas yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 ini akan menjadi penentu gelar juara umum.

Berstatus sebagai sirkuit internasional berlisensi Union Cycliste Internationale (UCI) level C1, lintasan di Kota Kretek ini menjanjikan persaingan ketat bagi para pembalap downhill terbaik Tanah Air.

Berbeda dari edisi sebelumnya, kompetisi tahun ini menuntut para pembalap untuk keluar dari zona nyaman. Perwakilan 76Rider selaku penyelenggara, Agnes C. Wuisan, menegaskan bahwa perubahan 70 persen lintasan pada musim ini membuat para pembalap tidak bisa hanya mengandalkan hafalan jalur.

"Jadi, rider yang cepat bukan karena memori hafalan lintasan, tapi harus memiliki kecepatan beradaptasi, juga perhitungan teknis serta non teknis yang tepat dan terukur dalam menghadapi sebuah lintasan," ujar Agnes.

Rotasi venue pada seri sebelumnya, yakni Bukit Hijau di Yogyakarta dan Arjuno di Pasuruan, turut membuat persaingan perebutan poin berlangsung dinamis.

Persaingan Gelar Juara Umum Men Elite

Final 76 Ultimate Downhill 2026 di Ternadi Bike Park, Kudus, menjadi penentu juara umum dengan persaingan ketat di kelas Men Elite dan Men Junior. [Dok. Istimewa]

Ketatnya persaingan terlihat di kelas bergengsi Men Elite. Agung Prio Apriliano kini memimpin klasemen dengan koleksi 510 poin.

Agung dibayangi Putra Ganda Arrozak yang menempati posisi kedua dengan 400 poin. Secara matematis, peluang juara umum juga masih terbuka bagi Yosi Saputro, Andy Prayoga, dan Mohammad Abdul Hakim yang melengkapi lima besar klasemen.

Menghadapi persaingan tersebut, Putra Ganda merasa diuntungkan karena tekanan untuk meraih gelar juara umum tidak sepenuhnya berada di pundaknya.

"Setelah melewati dua seri di 76 Ultimate Downhill tahun ini, saya harus lebih tenang dan lebih enjoy lagi saat seeding dan final run, karena itu sangat berpengaruh ke performa saya," ungkap pembalap Alaska Squad Racing Team tersebut.

Ia juga siap memaksimalkan setelan sepeda, terutama tekanan ban dan suspensi, untuk menghadapi trek Ternadi yang dikenal minim kayuhan pedal, tetapi menuntut kecepatan tinggi.

Persaingan Ketat di Kelas Men Junior

Persaingan tak kalah ketat tersaji di kelas Men Junior. Jarak poin antara tiga pembalap teratas masih relatif rapat menjelang seri final.

Dimas Aradhana memimpin klasemen dengan 360 poin, diikuti Ahmad Nasywa Ridhodin dengan 320 poin dan Nazwa Agazani dengan 280 poin.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com