Sukabumi.suara.com - Wawancara kerja merupakan metode penting dalam proses rekrutmen dan seleksi calon karyawan. Bagi Perusahaan , tujuan wawancara kerja adalah : Cara menemukan dan menentukan kecocokan antara karakteristik pelamar dengan persyaratan jabatan.
Secara garis besar, pada saat wawancara kamu diminta untuk menjelaskan kemampuan, pengalaman dan kelebihan yang kamu miliki seinformatif mungkin dalam waktu yang singkat. Kelihatannya memang sederhana, tetapi tetap saja pasti ada perasaan cemas dan gugup karena kamu tidak tahu dengan siapa kamu akan diwawancara dan pertanyaan-pertanyaan apa yang nanti akan ditanyakan.
Berikut hal-hal yang perlu Anda perhatikan sebelum melamar di sebuah perusahaan.
1. Perbaharui profil di media sosial
Meskipun terbilang pribadi, ada beberapa perusahaan yang biasanya akan mengecek media sosial pelamar. Hal ini karena pihak perusahaan ingin mengetahui pengalaman dan aktivitas yang dilakukan pelamar kerja. Oleh karena itu, sebelum melamar kerja, pastikan media sosial sudah rapi dan bersih sehingga terlihat menjanjikan untuk dipekerjakan.
2. Cari informasi mengenai perusahaan
Penting bagi pelamar untuk melakukan riset mengenai perusahaan yang dilamarnya. Pelamar dapat melihat situs resmi, orang-orang yang bekerja, atau berita mengenai perusahaan tersebut. Dengan begitu, pelamar akan mendapat gambaran perusahaan dan lingkungannya. Hal ini juga akan membantu pelamar jika saat wawancara ditanya mengenai perusahaan.
3. Membuat catatan singkat mengenai pengalaman dan latar belakang
Saat wawancara kerja, perekrut pasti akan menanyakan beberapa pertanyaan yang umum ditanyakan saat interview.
Baca Juga: Hati-hati! Modus Pencurian dengan Mencari Kost-kostan
Agar persiapan wawancara kerja lebih matang, ada baiknya kamu mempersiapkannya dengan membuat catatan singkat mengenai pengalaman dan latar belakang kerja kamu yang ingin kamu ceritakan nanti.
Cari tahu juga beberapa pertanyaan kunci dalam wawancara. Tulislah juga pengalaman berorganisasi, pengalaman magang serta keterampilan yang kamu miliki.
Dengan membuat catatan ini, kamu bisa mempelajari apa saja yang ingin kamu ceritakan dan membantumu untuk berbicara lebih lancar saat diwawancarai.
4. Persiapkan dokumen yang akan dibawa
Sebelum wawancara kerja, pastikan kamu sudah menyiapkan dokumen penting yang harus dibawa.
Seperti CV, fotokopi ijazah, transkrip nilai, portofolio foto dan lainnya sesuai instruksi dalam email maupun telepon dalam undangan wawancara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?