/
Senin, 29 Agustus 2022 | 12:50 WIB
Gunung Anak Krakatau (via Suara.com)

Sukabumi.suara.com – Salah satu gunung api di Indonesia yakni Gunung Anak Krakatau (GAK) mengalami erupsi sejak awal Agustus lalu. Terkini, gunung api aktif yang berada di Perairan Selat Sunda tersebut dilaporkan masih berada di status Siaga Level III.

Terpantau jika kawasan di sekitar GAK dilingkupi cuaca berawan hingga 25.7-26 derajat Celcius, 50-72 persen dan angin bertiup lemah ke arah barat daya.

Sedangkan secara visual, kawasan Gunung Anak Krakatau tertutup 0-III dan kawasan kawah tidak teramati.

Deni Mardiono, selaku perwakilan KESDM Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Pasauran Gunung Anak Krakatau pun mengeluarkan imbauan bagi masyarakat sekitiar.

"Masyarakat, wisatawan, pendaki, dan nelayan tidak boleh mendekati kawah aktif gunung," ujarnya dalam pernyataan resmi, Senin (29/8/2022).

Lebih lanjut, untuk saat ini disebutkan bahwa jarak aman berada di adius lima kilometer dari kawah Gunung Anak Krakatau. Pelarangan tersebut ditetapkan karena jika mendekati kawasan kawah Anak Krakatau yang masih aktif, bisa menimbulkan kecelakaan.

Meski begitu, rupanya tetap ada beberapa masyakat sekitar khususnya nelayan yang masih beraktivitas seperti biasa di zona aman. Hal tersebut terpaksa dilakukan karena mereka tetap perlu mencari nafkah.

Sumber: suara.com.

Baca Juga: Status Gunung Anak Krakatau Siaga Level III, Tak Boleh Ada yang Mendekat

Load More