Sukabumi.suara.com – Pelecehan seksual masih jadi permasalahan serius. Tak pandang bulu, korbannya bukan hanya wanita tapi juga pria yang mendapat pelecehan dari sesama pria.
Hal tersebut yang baru saja terjadi dan menjadi viral di media sosial Twitter. Seorang pria penumpang KRL membagikan pengalaman pribadinya saat mendapat pelecehan seksual oleh penumpang pria lainnya.
Melalui akun @pudjanggalama, dijelaskan bahwa kejadian tak menyenangkan tersebut dialami saat korban sedang naik transportasi KRL dari statsiun Duri, rute Angke-Cikarang.
Menurut penuturannya, pelaku baru naik di kereta yang sama dari stasiun Tanah Abang. Korban disebutkan dalam posisi berdiri sambil membaca buku, kemudian pelaku berdiri tak jauh darinya, yakni dengan jarak sekitar 20 cm.
Korban menceritakan jika saat kereta berjalan, tangan kiri pelaku menyenggol bagian vital tubuhnya. Di awal, korban masih berpikiran positif dan merasa itu hal yang wajar, mengingat kereta jalan dengan kondisi bergoyang sehingga tumpuan tidak stabil.
Namun, lama-kelamaan korban merasa ada yang aneh karena perbuatan tersebut terus dilakukan berulang kali. Sampai akhirnya korban sadar jika pelaku sengaja meraba area tubuhnya tersebut.
“Gue sempat ngeblank selama beberapa saat. Asli, ini momen yg sulit dijelaskan. Setelah kereta gerak lagi, dia masih ngelakuin yang sama, gue geplak tangannya pake buku,” tulis korban dalam penjelasan kronologinya.
Lain itu, korban juga mulai sadar bahwa dirinya mengalami pelecehan seksual karena pelaku bertingkah tidak normal. Di antaranya tidak marah saat dipukul menggunakan buku, bahkan tidak marah saat pelaku berusaha untuk memfoto wajah pria tersebut.
“Tangan lu abis digaplok, terus elu difoto di depan muka, tapi lu gak protes sedikit pun? Orang gak bersalah ga mungkin diem aja diginiin”
Baca Juga: Viral Perempuan Mengaku Anak PNS Rendahkan Anak Petani, Netizen: Petani Lebih Tajir
Lebih lanjut, korban mengaku merasa shock sehingga tidak terfikir untuk melaporkan ke pihak keamanan saat kejadian. Namun di akhir penjelasannya, ia berharap semua orang dilindungi dari kejadian serupa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Perbedaan Tinted Sunscreen vs Skin Tint vs BB Cream, Ini Fungsinya
-
3 Fakta Bomber Anyar Persija Alexander Jeremejeff, Eks Tandem Viktor Gyokeres
-
wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
-
Fenomena Lifestyle Inflation: Saat Pendapatan Bertambah Tapi Dompet Tetap Menjerit
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas
-
Tembus Rp103,81 Triliun, Ekonom Puji Konsistensi BRI Salurkan KUR Tepat Sasaran
-
Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound
-
Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!
-
Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan