Suara.com - Dugaan aksi pelecehan seksual kembali terjadi di dalam rangkaian kereta rel listrik (KRL) Commuter Line. Kali ini, dugaan pelecehan yang dilakukan seorang pria tersebut juga menyasar ke korban pria.
Kejadian itu viral di media sosial dan dibagikan oleh akun Instagram @jalur5. Akun tersebut mengunggah gambar beserta kronologi kejadian pelecehan seksual tersebut.
Pada slide pertama terdapat foto seorang pria memakai jaket berwarna hijau, topi, dan tangannya yang memegang ponsel genggam tampak menutupi bagian wajah. Diduga gambar pria tersebut merupakan pelaku pelecehan seksual dalam rangkaian KRL tersebut.
"Terjadi pelecehan seksual laki-laki ke laki-laki di KRL @commuterline seri TM 6000, 60xx Blue Line Angke-Cikarang," tulis akun tersebut sebagaimana dikutip Suara.com, Selasa (30/8/2022).
Dalam narasi unggahan, disebutkan aksi pelecehan seksual tersebut terjadi dalam rangkaian KRL dengan trayek Angke-Cikarang. Pelaku melancarkan aksinya ketika KRL melaju dari Stasiun Tanah Abang hingga Stasiun Karet.
"Lalu meraba-raba korban saat mendekati Stasiun Karet," tulis akun tersebut.
Akun itu menuliskan kalau korban langsung turun di Stasiun BNI City. Dalam keterangan di unggahan itu, korban disebutkan memberanikan diri untuk berbicara melalui akun Twitternya setelah beberapa waktu memulihkan diri.
Hanya saja belum diketahui kapan peristiwa itu terjadi. Suara.com juga tengah menghubungi pihak PT KAI Commuter Line guna mengetahui secara detail peristiwa tersebut.
Baca Juga: Heboh Postingan Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Siswi SD di Padang Pariaman, Polisi Bilang Begini
Berita Terkait
-
Heboh Postingan Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Siswi SD di Padang Pariaman, Polisi Bilang Begini
-
Putri Candrawathi Kembali Dilaporkan Terkait Laporan Palsu Dugaan Pelecehan Seksual
-
Dua Karyawan Kawan Lama Group Dilaporkan Polisi Terkait Dugaan Pelecehan Seksual
-
Dugaan Pelecehan Seksual Guru Bela Diri Pada Muridnya di Malang Mulai Disidik
-
KPPAD Minta Kemenag Panggil Pengurus Rumah Tahfidz Batam karena Dugaan Pelecehan Seksual pada Santriwati
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok