Sukabumi.suara.com - Banyak dari kita yang tidak sadar telah melakukan shaming terhadap orang lain. Adapun perilaku shaming merupakan bentuk kekerasan secara verbal yang menjadikan orang tersebut merasa malu dan rendah diri.
Untuk menghidar dari perilaku shaming, kita perlu mengetahui jenis-jenis shaming yang dapat menyakiti perasaan seseorang. Berikut empat jenis shaming yang wajib diketahui dan harus dihindari.
1. Body Shaming
Banyak orang tidak sadar melakukan body shaming kepada rekannya, keluarga ataupun orang tidak dikenal. Perilaku body shaming ini ditunjukan dengan menjelekkan bentuk tubuh, warna kulit, ataupun bagian tubuh dari seseorang.
"Badan mu kok sekarang lebih besar/kecil," "kok mata kamu belo banget ya," itu adalah contoh body shaming yang dapat menyakiti perasaan seseorang.
Hal-hal tersebut kadang tidak disadari dapat membuat orang sekitar tersinggung. Oleh sebab itu, kita wajib menjaga lisan dan perilaku agar orang lain merasa dihargai dan lebih percaya diri.
2. Age Shaming
Tidak jarang perilaku age shaming terjadi di lingkungan sosial seperti pekerjaan, perguruan tinggi, ataupun masa sekolah. Salah satu contoh perilaku ini adalah rasa senioritas kepada orang dengan umur yang lebih muda.
"Kamu masih kecil bisa apa?" "Aku sudah hidup lebih lama dari kamu ya," atau "Tolong ingat umur ya!" adalah salah salah satu contoh kalimat age shaming yang secara tidak sengaja ataupun sengaja dilontarkan.
Baca Juga: Mengenal Brown Noise, Jenis Suara yang Bisa Buat Tidur Jadi Lebih Nyenyak
Padahal sebagai orang yang lebih tua, kita harus memberikan contoh yang baik agar bisa saling menghargai dan menghormati.
"Kapan nikah, kok kamu jomlo terus,", "Sudah berapa lama jomlonya? tidak malu teman-teman mu sudah punya pasangan,", "Pasangannya diambil orang ya makanya kamu jomlo terus,"
kalimat-kalimat tersebut dapat menyakiti perasaan seseorang yang sedang tidak memiliki pasangan.
Kita tidak tahu alasan seseorang untuk tidak memiliki pasangan. Oleh karena itu, hindari melukai perasaan orang dengan tidak mengucapkan hal-hal yang menyakitkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Persib Bandung Gaet Sergio Castel: 5 Poin Penting Rekrutan Anyar Pangeran Biru
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
DPR RI Awasi Pengembangan Kawasan Wisata di Area Rencana Proyek Giant Sea Wall
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman
-
Bojan Hodak Beberkan Cedera yang Dialami Ramon Tanque
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Kisah Inspiratif Mitra SEG: Dari Pendampingan Menuju Kemandirian Ekonomi dan Sosial