Sukabumi.suara.com - Harga BBM naik tidak hanya dirasakan dampaknya oleh sebagian orang, semua sektor pun turut merasakan dampak yang sama. Salah satunya sektor bahan pokok yang juga dirasakan masyarakat di kota Sukabumi.
Beberapa jenis bahan pokok yang mengalami kenaikan di antaranya jenis bumbu dapur yang penting seperti cabai dan bawang.
Tercatat jika cabai merah keriting yang sebelumnya dijual seharga Rp65.000/kg, naik menjadi Rp 75.000/kg.
Sementara untuk cabai hijau keriting yang semula dijual seharga Rp30.000/kg, naik menjadi Rp 35.000/kg. Cabai rawit merah juga mengalami kenaikan harga menjadi Rp60.000/kg dari yang sebelumnya dijual dengan harga Rp 55.000/kg.
Di saat bersamaan bawang merah yang semula dijual seharga Rp28.000/kg naik menjadi Rp30.000/kg, sedangkan untuk ayam broiler naik menjadi Rp35.000/kg, dari harga sebelumnya di angka Rp34.000/kg.
Menurut M. Rifky, selaku Kepala Seksi Pengawasan Barang Diskumindag, Kota Sukabumi kenaikan harga tersebut dipicu karena pasokannya yang berasal dari Bandung dan daerah Jawa. Sementara dalam pengantaran membutuhkan transportasi bensin yang sedang menghadapi kenaikan harga BBM.
"Kenaikan bahan pokok menurut pedagang merupakan imbas dari kenaikan harga BBM. Yang mana pemerintah menaikan harga BBM pada Sabtu kemarin," ucap M. Rifky, mengutip Sukabumiupdate.com, salah satu jaringan Suara.com.
Akibatnya, terungkap jika daya beli masyarakat juga ikut menurun. Salah seorang pedagang ayam di Pasar Ciwangi Kota Sukabumi, yakni Usman (37) mengungkap bahwa pembeli dagangannya menjadi sepi dan berkurang dari 3 hari yang lalu.
Kenaikan harga bahan pokok pun terjadi di Pasar Semi Modern Cibadak, Kabupaten Sukabumi dengan harga yang hampir sama dengan Pasar Ciwangi, Kota Sukabumi.
Baca Juga: Massa Buruh Gelar Demo Harga BBM, Ini Tanggapan Jokowi
Sumber: sukabumiupdate.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Simak! Inilah 5 HP Xiaomi Terbaik 2026 dengan Spek Dewa dan Harga Merakyat
-
BEI Gembok Wanteg Sekuritas, Nasabah Tidak Bisa Transaksi
-
31 Kode Redeem FC Mobile 25 Februari 2026, Klaim Dunga dan Voucher Gratis
-
Jangan Lewatkan Perpaduan Manis-Pedas di Menu Baru Wingstop "Iftar Spice" yang Bikin Nagih
-
5 Rekomendasi Lipstik Pink yang Elegan dan Bikin Awet Muda
-
LPS Tuntaskan Likuidasi BPR Prima Master Bank, 88 Persen Rekening Nasabah Sudah Dibayarkan
-
4 Zodiak Paling Beruntung 25 Februari 2026, Cancer Banjir Cinta dan Kasih Sayang
-
Menhub Pastikan Diskon Tiket Pesawat Libur Lebaran 2026 Tak Kuras Kantong Maskapai
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera
-
Menhub Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 di 18 April