Sukabumi.suara.com – Peristiwa pelaku pencabulan dilakukan oleh seorang kakek berinisial M (63) yang tega melakukan kepada bocah SD di rumahnya. Kejadian ini diamankan oleh Polres Batola setelah korban menceritakan kejadian kepada guru sekolahnya.
Keluarga korban langsung melaporkan kasus tersebut kepada pihak polisi. Kejadian tersebut terjadi di Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Batola dan diamankan pada Senin (5/9/2022) pukul 17.00 WITA.
Kapolres Batola AKBP Diaz Sasongko mengatakan pelaku telah mengakui perbuatannya.
“Dari hasil interogasi, M mengakui semua perbuatannya kepada korban. Dan saat ini ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” katanya, melansir dari KanalKalimantan.com--Jaringan Suara.com, Rabu (7/9/2022).
Tak diketahui oleh kedua orang tuanya, salah seorang teman korban yang masih berumur 9 tahun mengungkap kejadian tersebut kepada gurunya.
Dari keterangan yang diketahui oleh seorang guru, korban mendapar perilaku yang tak senonoh oleh M pada Agustus 2022 di rumah pelaku. Setelah mendengar cerita tersebut, guru tersebut langsung menyampaikan kepada orang tua korban.
Mendengar kejadian itu, orang tua korban tak terima dengan perbuatan M. orang tua korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rantau Badauh. Polisi mengamankan satu lembar baju, celana panjang, celana dalam dan kasur sebagai barang bukti.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana