Sukabumi.suara.com - Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) berdampak bagi semua sektor, terutama angkutan umum yang merasakan dampak paling besar.
Perwakilan Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) Kurnia Lesani Adnan, membenarkan adanya kenaikan tarif bus antar kota antar provinsi (AKAP). Kurnia beranggapan, bahwa semua pengusaha telah menaikan tarif penumpang sebesar 35 persen dari sebelumnya, sebagai respons dari kenaikan harga BBM bersubsidi.
"Tarif bus sudah dinaikan, dengan kenaikan rata-rata 25 persen sampai dengan 35 persen dari tarif semula," terang Kurnia Lesani, Rabu (7/9/2022).
Kenaikan tarif bus ekonomi pada tahun 2022 ditetapkan dengan harga Rp159/km. Yang mana tarif tersebut lebih besar dibandingkan dengan kenaikan tarif saat 2016 yang sebesar Rp 116/km, kata Hendro Sugiatno selaku Direktur Jendral Perhubungan Darat.
Sedangkan berdasarkan tarif wilayah, tarif batas atas Sumatra, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara menetapkan tarif batas atas sebesar Rp207/penumpang/ km.
Sedangkan untuk tarif batas bawah mencapai Rp128/penumpang/km. Tarif ini naik dibandingkan dengan 2016 yang hanya mencapai Rp95/km.
Kenaikan tarif bus antar kota antar provinsi ini dibagi menjadi tarif atas dan tarif bawah, berdasarkan dengan Kementrian Perhubungan (Kemenhub).
Kurnia Lesani menjelaskan jika sebenarnya pengusaha bus sudah merana selama 5 bulan terakhir karena imbas dari inflasi dan kenaikan PPN yang membuat harga suku cadang ikut naik.
"Setelah kenaikan BBM pasti akan ada kenaikan harga lagi terhadap barang dan komponen penunjang untuk operasional kami kedepannya nanti," tambah Kurnia Lesani.
Baca Juga: Sah! Azwar Anas Resmi Jabat Posisi MenPAN RB
Sumber: suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kylian Mbappe Bocorkan Tips Rahasia demi Prancis Juara Piala Dunia 2026
-
Halal Bihalal Bank Sumsel Babel 2026: Perkuat Sinergi dan Bangun Budaya Kerja Positif
-
Kondisi Terkini Jalur Puncak Cianjur - Bogor, Hujan Deras Picu Kabut Tebal
-
Kecelakaan Beruntun di Jalur Bogor-Sukabumi: 5 Orang Luka, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
5 Fakta Aksi Begal Sadis di Prabumulih: Korban Ditendang hingga Motor Raib
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Keputusan Carlo Ancelotti Coret Neymar Bikin Marah Legenda Brasil