/
Senin, 12 September 2022 | 08:50 WIB
Banjir air lumpur yang terjadi di Desa Sagaranten, Kabupaten Sukabumi (Sukabumiupdate.com)

Sukabumi.suara.com - Hujan deras yang mengguyur pada Minggu (11/9/2022) sore menyebabkan banjir di beberapa titik di Sukabumi. Salah satunya di Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi yang direndam oleh banjir lumpur.

Diketahui bahwa luapan air yang bercampur dengan lumpur tersebut masuk ke daerah rumah warga di Kampung Cigadog RT 17/6, Desa Sagaranten, terang  yaitu Jenal Mutakin.

Menurut Jenal Mutakin, selaku Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan Sagaranten, ketinggian banjir lumpur yang terjadi di Desa Sagaranten mencapai mata kaki orang dewasa. Lain itu diketahui bahwa terdapat enam rumah, satu perpustakaan, dan satu masjid yang terendam oleh air yang tercampur lumpur tersebut.

Diduga bahwa lumpur berasal dari pembangunan gudang sembako salah satu perusahaan. Di mana gudang tersebut berada di sekitaran lokasi pemukiman warga dan perkantoran, sehingga banjir lumpur mudah untuk memasuki rumah warga.  

"Adanya gudang yang dibangun oleh perusahaan belum dibuatkan parit atau selokan, sehingga akan berdampak ketika hujan besar terjadi," terang Jenal.  

Sebelum adanya pembangunan gudang sembako, Jenal mengatakan tidak pernah ada air bercampur lumpur yang masuk ke dalam rumah.  

"Air dan lumpur yang masuk ke dalam rumah warga sudah dibersihkan oleh warga pada kisaran jam 17.00 WIB". Jenal pun berkoordinasi dengan perangkat desa setempat untuk menghimbau warga agar selalu waspada akan bencana susulan.

Sumber: sukabumiupdate.com 

Baca Juga: Terlilit Hutang Pinjol, Perawat di Surabaya Nekat Gantung Diri

Load More