- Dharma Jaya jamin stok daging sapi dan ayam aman jelang Idulfitri.
- Ratusan sapi Australia segera tiba untuk perkuat cadangan pangan Jakarta.
- Dharma Jaya tawarkan harga daging kompetitif demi jaga daya beli warga.
Suara.com - Perumda Dharma Jaya memastikan ketersediaan stok daging sapi dan ayam dalam kondisi aman menjelang Ramadan hingga Idulfitri 2026. Sebagai salah satu BUMD Pangan DKI Jakarta, Dharma Jaya juga telah menyiapkan tambahan pasokan sapi impor guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, menyampaikan bahwa saat ini stok daging sapi yang tersedia mencapai 1.246 ton, sementara daging ayam sebanyak 435 ton. Selain itu, perusahaan tengah menunggu kedatangan ratusan ekor sapi dari Australia sebagai cadangan tambahan.
"Insyaallah akhir Februari ini, akan datang lagi sekitar 500 sampai 600 ekor sapi dari Australia. Ini akan menjadi tambahan stok bagi Jakarta," ujar Raditya dalam diskusi Balkoters Talk bertajuk 'Kesiapan Tiga BUMD Pangan Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026' di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Selain pasokan daging, terdapat 1.594 ekor sapi hidup yang siap dipotong sesuai kebutuhan pasar.
"Stok ini dapat dimanfaatkan untuk membantu stabilisasi harga," lanjut Raditya.
Kebutuhan daging di Jakarta tergolong sangat besar, dengan konsumsi daging sapi mencapai sekitar 73.100 ton per tahun, sementara konsumsi ayam menembus 182.230 ton. Secara per kapita, konsumsi daging sapi warga Jakarta berkisar antara 2,3 hingga 5 kilogram per tahun, sedangkan ayam mencapai sekitar 11 kilogram.
Raditya memprediksi peningkatan kebutuhan akan terjadi selama Ramadan, terutama dari sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeca).
"Restoran saat berbuka puasa hampir selalu penuh. Lonjakan kebutuhan ini sudah kami antisipasi dalam perencanaan stok," tuturnya.
Selain mengawal ketersediaan, Dharma Jaya berkomitmen menjaga harga tetap terjangkau. Untuk daging sapi bagian paha belakang, Dharma Jaya mematok harga di kisaran Rp135 ribu per kilogram, lebih kompetitif dibandingkan harga pasar yang rata-rata mencapai Rp140 ribu per kilogram.
Baca Juga: 500 Titik Bazar Murah Jakarta, Strategi Pasar Jaya Kendalikan Harga Pangan Jelang Ramadan
"Beberapa jenis potongan lainnya bahkan dibanderol lebih rendah. Prinsipnya, kami ingin memberikan harga terbaik bagi masyarakat Jakarta," ujar Raditya.
Guna mendukung stabilisasi pasokan, Dharma Jaya juga memperkuat infrastruktur penyimpanan. Saat ini, perusahaan mengoperasikan fasilitas cold storage berkapasitas 800 ton di Cakung, Jakarta Timur. Kapasitas ini akan ditingkatkan melalui pembangunan gudang pendingin baru berkapasitas 5.000 ton sebagai bagian dari program jangka panjang ketahanan pangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas
-
Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan
-
Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan
-
MBG Disalurkan Lima Hari Sekolah
-
Benjamin Netanyahu Makin Tak Jelas, Israel Habis Digempur Iran Tanpa Ampun
-
Meninggal Dunia, Jenazah Mantan Menhan Juwono Sudarsono Disemayamkan di Kemenhan Hari Ini
-
Donald Trump Beri Sinyal Kuba Jadi Target Operasi Militer AS Berikutnya Setelah Iran dan Venezuela
-
Iran Siapkan Rencana Darurat Keluar dari NPT Nuklir Demi Balas Serangan Udara Israel
-
Iran Buka Jalur Kemanusiaan di Selat Hormuz Meski Blokade Masih Berlaku
-
Rudal Kiamat Iran Hantam Pemukiman Eshtaol Israel Hingga 11 Orang Terluka Parah