Sukabumi.suara.com – Tragedi pembacokan terjadi di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Korban merupakan seorang remaja yang berinisial RZ (18).
Saat ini korban sudah menjalankan perawatan di rumah sakit karena mengalami luka bacok pada bagian punggung. Tak terima dengan kejadian tersebut, keluarga korban langsung melaporkannya ke pihak kepolisian Polsek Percut Sei Tuan.
Kronologi yang terjadi, korban bersama dengan temannya sedang dalam perjalanan menuju rumah dengan mengedarai sepeda motor pada Minggu (11/9/2022) dini hari.
Pelaku tersebut seorang preman bersama dengan kedua rekannya yang melakukan menyergapan terhadap korban dan rekannya.
Saat itu, rekan korban berhasil melarikan diri. Namun, korban yang berada dipaling belakang tertangkap oleh pelaku.
Kemudian, pelaku langsung membacok punggung korban dan rekannya berinisial P membacok kaki korban. Tidak puas dengan itu, pelaku juga meninju mata korban hingga bengkak.
Pelaku langsung melarikan diri usai kejadian tersebut. Sedangkan korban dibawa ke rumah sakit oleh warga setempat beserta dengan rekannya.
Ibu korban, Kusmawati, berharap polisi segera menemukan dan menangkap pelaku kejadian tersebut.
"Kami berharap pelaku segera ditangkap," katanya Jumat (16/9/2022).
Baca Juga: Polisi Tangkap Penjual Es yang Diduga Bantu Kasus Bjorka
Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol M Agustiawan ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih memburu pelaku.
"Kita masih memburu pelaku," katanya.
Berita Terkait
-
Polisi Bekuk Penumpang Taksi Online yang Tak Bayar Ongkos dan Bacok Sopir Taksol di Koja
-
Ini Peran 3 Pembacok Pelajar SMK di Mojokerto, Otak Para Pelaku dan Motifnya Biking Geleng Kepala
-
Ditagih Utang Malah Marah-marah, Akhirnya Berujung Pembacokan
-
Sempat Buron 2 Bulan, Pelaku Pembacokan Pemuda di Pasar Simpang Purwakarta Terancam 12 Tahun Penjara
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Forum BEM DIY Sindir Demo Pro MBG demi Wajan, Gerindra Tak Muncul dalam Unjukrasa di DPRD
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Demo adalah Aksi Menyuarakan Ketidakpuasan, Bukan Pamer Dukungan
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Modus Ajak Menikah, WNA di Lombok Paksa Korban Masuk Fantasi Seksual Menyimpang
-
Baliho Ulang Tahun Jokowi di Solo Tuai Polemik, DPRD Curigai Penggunaan Dana APBD
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam