Sukabumi.suara.com - Pertandingan terakhir grup 3 UEFA Nations League (UNL) berlangsung seru. Inggris Berhasil curi satu poin setelah sukses menaham imbang Jerman dengan drama enam gol.
Bermain di Wembley Arena timnas Inggris langsung berinisiatif menyerang. Namun hingga turun minum skor imbang tidak berubah.
Inggris sendiri masih tetap memainkan kapten Manchester United, Harry Maguire. Padahal sudah banyak suara-suara yang menginginkan Maguire tidak lagi dipasang atau dipanggil ke timnas INggris.
Benar saja Maguire kembali melakukan blunder fatal. Bukan cuma sekali dia melakukan blunder tapi sampai dua kali hingga mengakibatkan timnya harus ketinggalan dua gol.
Gol pertama Jerman dicetak Ilkay Gundogan dari titik putih. Sedangkan gol kedua blunder Maguire dimanfaatkan Kai Havertz untuk mencetak gol umpan dari Timo Werner.
Inggris akhirnya melakukan pergantian pemain. Bukayo Saka masuk menggantikan Phil Foden guna merubah gaya main Inggris.
Hasilnya paten, Saka sukses mengacak-acak pertahanan Jerman yang di kawal Ter Stegen. Tidak tanggung-tanggung Inggris langsung membalikkan keadaan menjadi 3-2 lewat gol Luke Shaw, Mason Mount dan Harry Kane.
Namun apa hendak dikata pertandingan harus berakhir sama kuat. Jerman memaksa Inggris untuk pulang membawa satu poin pasca Kai Haverts mencetak gol keduanya tiga menit sebelum usai.
Hasil ini tidak berpengaruh apa-apa bagi kedua tim. Jerman tetap di posisi tiga sedangkan Inggris di bawahnya sekaligus tetap terdegradasi.
Baca Juga: Gitarisnya Berulang Kali Terjerat Kasus Narkoba, Ini Kata Geisha
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam