Sukabumi.suara.com - Indonesia kali ini tengah berduka, banyak masyarakat Indonesia yang meninggal di Stadion Kanjuruhan Malang. Banyak kerabat dan teman yang turut menyertakan doa untuk para korban yang meninggal.
Sebagai seorang muslim tentunya kita ingin mendoakan korban dengan baik. Tetapi jangan sampai salah pengucapan karena akan memiliki arti yang beda.
Dalam Islam meninggal dalam keadaan terbaik disebut dengan husnul khotimah. Husnul Khotimah berasal dari kata “husn” yang artinya baik atau bagus dan “al-khatimah” yang artinya penghabisan, penutup, penghentian, bagian terakhir.
Jadi, husnul khotimah merupakan sebuah akhir yang baik. Atau dalam kata lain dapat diartikan sebagai kematian yang berakhir dalam kondisi yang baik atau diridhai Allah SWT.
Sedangkan apa yang membedakan husnul khotimah dengan khusnul khotimah?
Perbedaan Husnul dan Khusnul
Jangan sampai salah dalam menyebutkan atau mengeja arti khusnul dan husnul. Karena kedua kata tersebut memiliki makna yang berbeda.
Jika pada sebelumnya husnul berarti baik atau bagus, untuk khusnul maka berarti hina.
Hal tersebut akan menjadi fatal jika kamu ingin menyebutkan husnul khotimah dengan arti kematian yang berakhir dalam kondisi yang baik atau diridhai Allah SWT. Tetapi malah menyebutkan khusnul khotimah yang memiliki arti semoga berakhir dalam keadaan hina ya.
Baca Juga: Sindir Konten Prank KDRT Baim-Paula, Nikita Mirzani: Lebih Gila dari Gue
Keutamaan meninggal dalam keadaan husnul khotimah
Berikut beberapa keutamaan ketika seorang muslim meninggal dalam keadaan husnul khotimah:
1. Sebagai bentuk Taqwa Kepada Allah SWT karena semasa hidupnya sworang hamba hidup dalam keadaan berislam yang sempurna, maka itu merupakan salah satu bentuk ketaqwaan kepada Allah SWT.
2. Diberikan Taufiq : ketika hambanya meninggal dalam keadaan yang baik, maka ia akan diberikan taufiq untuk membuat semua yang dilarang oleh Allah SWT.
3. Meraih Surga : Tak ada yang paling diinginkan oleh seluruh umat muslim meninggal dalam keadaan husnul khotimah karena dapat meraih surga Allah SWT. Dengan kita berakhir dalam kondisi yang baik dengan tanpa bermaksiat, maka Allah akan menjanjikan surga bagi umatnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara