Sukabumi.suara.com – Cokelat selama ini dikenal sebagai salah satu camilan atau bahan olahan untuk makanan lain dengan cita rasa yang disukai banyak orang. Punya ragam berbeda, harga cokelat sendiri cukup bervariasi tergantung kualitasnya.
Semakin berkualitas dan nikmat cita rasa cokelat, biasanya semakin mahal harga yang dibanderol. Tapi, apa jadinya jika ada cokelat yang dijual dengan harga mahal, tapi kenyataanya sudah kedalurwarsa?
Hal itu yang nyatanya terjadi di Inggris, ada sebuah cokelat yang diketahui sudah kedaluwarsa, namun berhasil terjual dengan harga sekitar Rp9 juta.
Usut punya usut, bukan soal kualitas atau rasa, tapi yang membuat cokelat tersebut mahal adalah nilai historis yang dimiliki dalam proses pembuatan dan keberadaannya.
Sudah berusia 122 tahun, mengutip pemberitiaan Metro, cokelat yang dimaksud dibuat pada tahun 1899 saat masa pemerintahan Ratu Victoria.
Semakin tak habis pikir lagi, karena cokelat yang dimaksud ternyata bukanlah cokelat yang sengaja disimpan, melainkan ditemukan pada sebuah kotak sampah yang tersimpan di loteng seseorang di daerah Lincolnshire.
Hal lain yang membuat cokelat tersebut menjadi bernilai historis adalah pemilik aslinya yang diyakini merupakan seorang veteran perang.
Di sisi lain, menanggapi adanya penemuan cokelat mahal ini, ada sejumlah ahli yang berpendapat jika sebenarnya cokelat murni tidak berbahaya seiring bertambahnya usia. Hanya saja, cokelat tersebut akan kehilangan rasa dan tekstur.
Kira-kira adakah orang yang akan atau berani mencicipinya?
Baca Juga: Makanan Yang Dihadiri Oleh Sejumlah Belatung Bikin Warganet Geli: Merindingnya Sampai Sini!
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Bahas Isu Strategis hingga Tindak Lanjut BoP, Ini Hasil Pertemuan Prabowo dan Raja Yordania
-
Banjir Landa Kota Makassar, Gubernur Sulsel Kerahkan Tim Tagana dan Dinsos
-
Wakapolres Sergai Raih Doktor di UIN Sumut, Perkuat Strategi Komunikasi Polri Berbasis Ilmiah
-
Bella Hadid Ungkap Masa Sulitnya Saat Idap Lyme Disease
-
Jadi Man of the Match Persija, Allano Lima Jelaskan Soal Kartu Kuning
-
Fakta Baru Kasus SPBU Cipinang, Polisi Ungkap Pelat Nomor Pelaku
-
NIKI Jadi Headliner Prambanan Jazz 2026, Rayakan 12 Tahun dengan Tema Celebrate the Joy
-
Menteri Desa Puji Keseriusan Gubernur Bobby Nasution Entaskan Nias Utara dari Status Tertinggal
-
Jeratan Praktik Perburuan Rente Subsidi Pupuk: Bagaimana Kebijakan Mengkhianati Petani Kecil
-
5 Jokes Receh Lawas Ramadan yang Tak Pernah Kehilangan Tawa