/
Selasa, 11 Oktober 2022 | 06:24 WIB
Baim Wong dan Paula Verhoeven saat menjalani pemeriksaan prank KDRT. (Suara.com)

Sukabumi.suara.com – Buntut kontren prank KDRT rupanya tidak hanya menyeret Baim Wong dan Paula Verhoeven saja yang berurusan dengan polisi. Dua orang tim juru kamera terlibat dalam pembuatan konten terkait rupanya juga akan ikut diperiksa polisi.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh AKP Nurma Dewi, selaku Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan.

"Kami sudah jadwalkan untuk pemanggilan cameraman. Jadi dua orang tim dari saudara kita BW dan P," ujar Nurma Dewi, Senin (10/10/2022).

Lebih detail, pemanggilan dijadwalkan akan berlangsung di hari ini, Selasa (11/10).

Seperti yang diketahui, sebelumnya Baim Wong membuat konten prank KDRT dengan melibatkan institusi kepolisian. Meski konten yang dimaksud sudah dihapus, namun pihaknya sampai saat ini harus menerima akibat berurusan dengan hukum karena dianggap mencoreng nama baik Kepolisian.

Baim Wong dan Paula Verhoeven sendiri sebelumnya juga sudah lebih dulu menjalani pemeriksaan pada Jumat (7/10) lalu.

Setelah menjalani pemeriksaan, ada sejumlah fakta dan pengakuan yang terungkap dari tujuan pembuatan konten tersebut. Di antaranya pertama, Baim Wong diketahui mengenal salah satu anggota kepolisian.

Kemudian dirinya juga mengaku membuat konten Prank untuk tujuan edukasi, dan menguji kinerja kepolisian.

Baca Juga: Disebut Raja Settingan, Uya Kuya Bandingkan Dirinya dengan Baim Wong: Gue Masih Punya Etika

Load More