Penyidik dari Polres Metro Jakarta Selatan memanggil kameramen Baim Wong dan istrinya pada Selasa (10/10/2022), perihal konten prank yang ia rekam dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT yang belum lama ini membuat heboh publik.
"Selasa (11/10/2022) besok kami akan memanggil dua Kameramen (juru kamera), Baim Wong dan Paula," kata AKP Nurma Dewi, selaku Kabag Humas Polres Metro Jakarta Selatan, saat dihubungi Senin (10/10/2022).
Nurma menjelaskan, dua kameramen yang berstatus saksi yang juga merupakan tim kreatif yang merekam konten prank yang dilakukan Baim Wong dan Paula pada beberapa waktu lalu.
Kedua juru kamera itu dimintai keterangan lebih lanjut guna memperdalam proses penyidikan. Selain itu, Nurma menambahkan, pihaknya telah memanggil kembali Baim Wong dan Paula terkait pelaporan keduanya atas pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) tentang dugaan penyebaran berita bohong (hoaks) pada Kamis (13/10).
"Kemudian, yang kasus kedua terkait UU ITE itu memanggil saudara Paula dan Baim Wong," lanjutnya.
Sebelumnya, penyidik Polres Metro Jakarta Selatan mengajukan kepada Baim Wong sebanyak 25 pertanyaan tentang konten prank KDRT yang sempat menjadi sorotan publik beberapa waktu lalu.
"Untuk saudara Paula ada 19 pertanyaan, lalu Baim Wong 25 pertanyaan," kata Kepala Bagian Humas (Kasi) Metropolitan Jakarta Selatan Polisi AKP Nurma di Jakarta, Jumat.
Pihak kepolisian Polres Metro Jakarta Selatan telah mengamankan alat bukti berupa video dan konten yang beredar. Empat saksi yang diperiksa adalah dua polisi dan dua saksi korban.
Atas perbuatan tersebut, Baim dan Paula dilaporkan telah melanggar Pasal 220 KUHP tentang laporan palsu, dengan ancaman hukuman maksimal satu tahun empat bulan.
Baca Juga: 3 Pemain Tertua yang Cetak 100 Gol di Liga Italia Serie A
Tag
Berita Terkait
-
6 Artis yang Dikuliti Satria Mulia, Ada Rizky Billar hingga Baim Wong
-
Polisi Bakal Periksa Juru Kamera Konten Prank KDRT Baim Wong
-
KDRT Terhadap Lesti Kejora, Polisi ke Rizky Billar: Tanggal 13 Oktober Hadir Tepat Waktu
-
Konten Prank Polisi Baim Wong: 'Saya ingin Mengedukasi Masyarakat'
-
Rizky Billar Mangkir Panggilan Polisi, Psikis Terganggu jadi Alasan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan