Sukabumi.suara.com - Masyarakat tengah dihebohkan dengan isu ijazah yang digunakan Presiden Joko Widodo dalam pemilihan presiden periode 2014 dan 2019 palsu.
Berita tersebut heboh saat seorang penulis yang bernama Bambang Tri Mulyono menggugat Presiden Joko Widodo karena diduga telah memalsukan ijazah untuk keperluan Pemilihan Presiden 2014 dan 2019.
Bambang Tri Mulyono telah mengajukan gugatan tersebut pada 3 Oktober 2022. Bambang Tri Mulyo juga menduga jika Presiden Joko Widodo memalsukan ijazah pendidikannya dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Gibran Rakabuming Raka selaku Walikota Solo dan juga anak sulung dari Presiden Joko Widodo merasa sudah bosan dengan pemberitaan mengenai ijazah sang ayah.
"Itu isunya muncul terus. Tanya aja ke yang bikin isu, sampai bosan nanggepinnya," kaya Gibran di Balaikota Surakarta pada Senin (10/10).
Gibran mengaku sudah lelah menanggapi tentang isu mengenai ijazah sang ayah.
"Membantah 100 kali juga percuma kalau ngomong sama orang nggak waras," kata Gibran, dikutip oleh suara.com dari kanal YouTube Berita Surakarta.
Gibran menjelaskan tidak mungkin ayahnya dapat menjabat sebagai Presiden dan Walikota jika menggunakan ijazah palsu.
"(Riwayat pendidikan Jokowi) ya sesuai itu. Sekarang daftar Wali Kota, Gubernur, kalau nggak pakai ijazah pakai apa? Mau pakai daun pisang?" tutur Gibran.
Baca Juga: Dituding Intervensi Agama Farel Prayoga, Ini Klarifikasi Gus Miftah
Menurutnya, jika Presiden Joko Widodo hanya menggunakan ijazah palsu, tidak mungkin lolos pendaftaran pada berbagai pencalonan politik yang diikutinya, mulai dari Pemilihan Wali Kota Surakarta, Pemilihan Gubernur DKI Jakarta, hingga Pemilihan Presiden 2014.
Sumber: suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Bukan Hanya Ganti Oli, Motul Ajak Pemilik Motor Tingkatkan Standar Servis
-
Bunga Sartika Mundur Usai Polemik Spill Skincare, Tasya Farasya Disalahkan?
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Isuzu Indonesia Incar Market Share Lebih dari 30 Persen Tahun 2026
-
Di Tengah Ramadan: Sekolah Rusak Direnovasi, Ratusan Siswa Sumatra Kembali Belajar Berkat Donasi Ini
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
-
Ketika Seragam Mengaburkan Empati: Tragedi Tual dan Psikologi Kekuasaan
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
-
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Maret 2026, Siap-siap Liburan Panjang!