Sukabumi.suara.com - Pencarian anak Sekolah Dasar yang hanyut akibat terseret banjir di selokan yang berada di Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi terus dilakukan.
N (7) sudah hilang selama 6 hari terhitung dari N menghilang sejak 12 Oktober lalu. Hingga Senin petang (17/10/2022) raga dari N belum ditemukan.
Suryo Adianto selaku Korpos SAR Basarnas Sukabumi mengatakan, jika dalam pencarian N tim SAR dibagi menjadi 4 bagian ke dalam tim Search and Rescue Unit (SRU). Tim tersebut bertanggung jawab dalam melakukan pencarian N dengan menyisir daratan dan mengarungi sungai dibantu dengan perahu rafting.
Menurut Suryo, tim SRU pertama melakukan pencarian di bendungan Cipeundeuy ke bendungan Almulk. Sedangkan tim SRU kedua dari Almulk sampai ke jembatan Pasar Sabtu kemudian SRU yang ketiga menggunakan dua perahu rafting mengarungi sungai dari Pasar Sabtu ke Padabeunghar.
“SRU keempat menggunakan dua perahu dari Padabeunghar sampai ke muara Palabuhanratu,” ujarnya.
Suryo menjelaskan bahwa kendala yang dihadapi saat ini dalam pencarian N yaitu hujan yang masih terus turun dan juga bebatuan yang ada di sungai Cimandiri mempersulit pencarian.
Suryo mengatakan dalam pencarian ini terdapat beberapa titik fokus, yaitu tumpukan-tumpukan sampah yang berada di sungai hingga muara PLTU Palabuhanratu.
Diketahui terdapat banyak tumpukan sampah di muara PLTU Palabuhanratu, karena aliran Sungai Cimandiri yang mengarah ke sana. Tim SAR sudah mengoptimalkan untuk melakukan pencarian di daerah tersebut.
“Kita takutkan si korban berada disitu dan tertumpuk, tapi hingga saat ini hasil dari pencarian yang dilakukan masih nihil,” ucap Suryo.
Baca Juga: Doa Sebelum Tidur Agar Terhindar dari Gangguan Jin
Berdasarkan dengan SOP, operasi SAR akan dilakukan selama 7 hari. Hingga hari ini yaitu Selasa 18 Oktober yang merupakan hari terakhir operasi SAR.
“Kita optimis sebelum hari terakhir besok kita bisa menemukan korban tersebut. Untuk hari besok ada beberapa rencana. Jadi kita akan melakukan pencarian dari awal hingga sampai ke muara PLTU, yaitu dari Tempat Kejadian Musibah (TKM) korban tenggelam hingga muara PLTU,” ujarnya pada Senin (17/10).
Suryo juga menambahkan akan berusaha secara maksimal dalam melakukan pencarian di hari ketujuh.
“Kita akan berusaha berkomunikasi dengan teman-teman lain diantaranya komunitas Drone, mungkin kita ajak komunikasi itu untuk membantu kita dalam pencarian di hari esok," tambahnya.
Sumber: Sukabumiupdate.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Apa Bedanya Tone Up Sunscreen dan Tinted Sunscreen? Ini 5 Rekomendasinya
-
Ngeri! Keluar Tol Parungkuda Langsung Oleng, Toyota Calya Terguling Hantam Dua Mobil
-
Rupiah Belum Bangkit Hari Ini, Nyaris Rp 17.000/USD
-
Rekayasa Lalu Lintas Situasional Diterapkan di Jogja: Waspada 75 Ribu Kendaraan Arus Balik Hari Ini!
-
Empat Eks Member ZEROBASEONE Dikabarkan Debut Ulang Mei, Ini Kata Agensi
-
Ini Prediksi yang Bakal Dialami AS-Israel Pasca Pengangkatan Mohammad Bagher Zolghadr
-
Ngaku Dibentak, Ala Alatas Dituding Perkeruh Konflik Tasyi Athasyia dan Selvi Salavia
-
Jaga Gerbang Mudik 2026, Polisi Amankan Sabu Jumbo dan Senjata Api di Dermaga Eksekutif
-
Warga, Pejabat hingga Tokoh Nasional Sowan dan Silahturahmi ke Jokowi di Solo
-
Satir Halus Ala Film Si Paling Aktor: Kisah Figuran yang Mengundang Tawa dan Haru