Sukabumi.suara.com - Perjuangan Jonatan Christie di turnamen Denmark Open 2022 harus terhenti di babak perempatfinal.
Hal itu dipastikan usai pria yang akrab disapa Jojo ini kalah dari tunggal Malaysia, Lee Zi Jia. Jojo harus puas kalah dengan rubber game 21-16, 18-21, 21-18.
Melawan pemain unggulan keempat Jonatan Christie jelas tidak gentar. Bahkan Jojo mampu mengembalikan bola-bola sulit dari Lee Zi Jia.
Kelemahan Jojo terletak pada kurang ngototnya dia pada poin-poin genting. Hasilnya ia harus mengakui keunggulan lawannya di set pertama.
Barulah pada set kedua Jojo mulai menunjukkan kualitas sebenarnya. Terbukti Jojo mampu menyudahi game kedua dengan kemenangan 18-21.
Pada set penentuan Jojo sempat memimpin dengan skor 6-3. Akan tetapi Jonatan terlalu larut masuk dalam irama permainan lawannya. Hingga harus kalah diset terakhir 21-18.
"Pertama harus selalu bersyukur apapun hasilnya. Puji Tuhan saya rasa tadi bermain cukup baik. Cuma beberapa kali melakukan eror dan pengambalian bola saya membuat Lee Zi Jia lebih enak. Dia bisa gampang menyerang," ujar Jojo dilansir PBSI.
"Secara keseluruhan dari strategi yang semua dijalani, sebenarnya berjalan dengan baik. Tinggal penyelesaiannya sedikit," tambahnya.
"Pastinya saya meminta maaf karena belum berhasil melaju ke semifinal, lagi-lagi hasilnya terhenti di babak delapan besar. Saya merasa kecewa dengan hasil ini. Saya dan pelatih nantinya akan diskusi lagi apa yang bisa diperbaiki untuk pertandingan selanjutnya," pungkasnya.
Baca Juga: The Minnion Melangkah Ke Semifinal Usai Kandaskan The Babbies
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Praperadilan Febrie, Ahli: TPPU Tak Bisa Berdiri Sendiri, Harus Ada Tindak Pidana Asal
-
BNI wondrX 2026 Hadirkan Solusi Traveling Lengkap, Dari Tiket Hingga Visa Dalam Satu Zona Travel
-
Serunya Berburu Mainan di Pameran IBTE 2026 Jakarta
-
QLola by BRI Hadirkan Pengalaman Baru untuk Perkuat Layanan Digital Bisnis
-
Musim Kemarau Ekstrem, Kilang Plaju Salurkan Bantuan Logistik untuk Petugas BPBD Sumsel
-
Dokter Gigi Ini Ubah Konsep Klinik untuk Bikin Pasien Lebih Nyaman
-
Cerita Mencekam di Balik Tawuran Manggarai: Warga Saling Serang Pakai Petasan hingga Sajam
-
Sempat Damai, Tawuran Bukit Duri Pecah Lagi: Lurah Sebut Ada Provokasi Warga Luar
-
Bukan Sekadar Tempat Belanja, Wajah Baru Mal Ini Siap Jadi Destinasi Gaya Hidup yang Lebih Berwarna
-
Satyalancana untuk Dekan Unsoed Dipertanyakan di Tengah Polemik Integritas Akademik