Sukabumi.suara.com - Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia langkahnya harus terhenti di perempatfinal.
Langkah Apriyani/Fadia terhenti ditangan wakil Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida. Apriyani/Fadia harus menyerah dalam tiga set 17-21, 21-14, 21-12.
Di set pertama pasangan Apriyani/Fadia sejatinya mampu menampilkan permainan ciamik. Bahkan sempat unggul 4-0 di awal set pertama.
Ganda putri unggulan ketujuh ini menampilkan permainan ketat dan ngotot. Hingga membuat lawannya kesulitan menampilkan permainan terbaiknya.
Akan tetapi selepas jeda set pertama permainan Apriyani/Fadia mulai hilang arah. Namun hal itu tidak menyurutkan perjuangan mereka hingga membungkus keunggulan skor di set pertama.
Masuk set kedua permainan pasangan justru lebih cemerlang. Pasangan Indonesia menjadi bulan-bulanan dari pasanga Jepang.
Kombinasi serangan lob dan smash membuat pasangan Indonesia keteteran. Hingga set kedua menjadi milik pasangan Jepang 21-14.
Memasuki set ketiga sejatinya pasangan Indonesia mampu mengimbangi permainan lawannya. Namun seringnya pasangan Indonesia membuat kesalahan berujung kekalahan dengan skor akhir 21-12.
Hasil ini sekaligus membuat langkah Apriyani/Fadia harus terhenti di babak perempatfinal. Sedangkan pasangan Jepang akan menghadapi waki Korea Selatan di semifinal.
Baca Juga: Kecelakaan Mobil Pajero Tabrak Warung di Cisolok Sukabumi
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
6 Fakta Blackout Massal yang Melumpuhkan Riau Hingga Aceh
-
Wanti-wanti Bobotoh di GBLA, Bojan Hodak: Jangan Sampai Angkat Piala di Atas Tribun Lagi
-
Ternyata Korban Pembunuhan! 6 Fakta Terungkapnya Kasus Mayat Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg dan Tanjungsari Bogor Disegel
-
Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis
-
Negara Rugi Rp12,5 Miliar! Polres Bogor Gulung Mafia BBM, Elpiji Subsidi dan Tambang Emas
-
Listrik di Riau Nyala Kembali usai Padam Total selama 3 Jam
-
BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat
-
PLN Investigasi Penyebab Blackout Sumatera Utara: Ini Bedanya dengan Mati Lampu Biasa