Sukabumi.suara.com – Keikutsertaan keluarga besar sebagai saksi dalam persidangan kasus pembunuhan Brigadir J tidak selesai dalam persidangan Bharada E pada Selasa (25/10/2022) kemarin. Selanjutnya, pihak keluarga masih akan datang ke persidangan untuk tersangka lainnya, yakni Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi cs.
Adapun persidangan yang dimaksud dijadwalkan akan berlangsung pada pekan depan. Tepatnya Selasa (1/11) mendatang.
Kehadiran keluarga Brigadir J sendiri sesuai dengan permintaan dari Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
"Selasa 1 November pukul 09.30 WIB 12 saksi, tolong dihadirkan," ujar Wahyu Imam Santosa, selaku Ketua Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (26/10).
Lebih detail, ke-12 saksi yang dimaksud dan sama dengan yang hadir dalam persidangan Bharada E antara lain terdiri dari:
1. Kamaruddin Simanjuntak (pengacara keluarga Yosua),
2. Samuel Hutabarat (ayah Yosua),
3. Rosti Simanjuntak (ibu Yosua),
4. Yuni Artika Hutabarat (kakak Yosua),
Baca Juga: Akui Tak Sanggup Lawan Jenderal, Keluarga Pilih Angkat Kematian Brigadir J ke Media
5. Devianita Hutabarat (adik Yosua),
6. Rohani Simanjuntak (tante Yosua),
7. Roslin Emika Simanjuntak (tante Yosua),
8. Mahareza Rizky (Adik Yosua),
9. Vera Maretha Simanjuntak (kekasih Yosua),
10. Sangga Parulian Sianturi,
Tag
Berita Terkait
-
Respons Pengacara AKP Irfan Tanggapi Keterangan Satpam Komplek Rumah Dinas Ferdy Sambo: Tak Ada Ancaman Dan Larangan
-
'Saya Akan Berkata Jujur', Bharada E Siap Bela Brigadir J untuk Terakhir Kalinya
-
Hormati Putusan Majelis Hakim, Penasihat Hukum Ferdy sambo dan Putri Komitmen Fokus pada Fakta dan Saksi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
-
Drakor Love Virus Gaet Jo Yu Ri dan Kim Dong Hwi Jadi Pemeran Utama
-
Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Vonis 14 Tahun Penjara! Hakim Semprot Bos Sritex: Tak Merasa Bersalah Korupsi Rp1,3 T
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Menyusuri Teduh Pantai Cemara di Ujung Selatan Jember
-
Bos Sritex Divonis 12 Tahun Penjara! Terbukti 'Cuci Uang' Hasil Korupsi Rp1,3 Triliun
-
Satgas MBG Cilegon Ungkap Hasil Lab, Dua Sampel Positif Terpapar Bakteri
-
Ole Romeny Hapus Oxford United dari Bio Instagram, Rumor ke Persib Kembali Menguat